Pihak yayasan kemudian menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga. Selanjutnya satu per satu jasad korban kecelakaan bus di kawasan Cimacan, Cianjur, Jawa Barat ini dibawa ke kediamannya masing-masing dengan menggunakan ambulans yang disediakan Pemerintah Kota Depok.
Berdasarkan pantauan SCTV, kedukaan begitu terasa di rumah keluarga Desi, salah satu siswa Sekolah Menengah Pertama Arridho yang jadi korban kecelakaan. Suasana sama terasa di rumah keluarga keluarga Euis. Rumah korban di pinggir Jalan Kali Mulya dipadati warga.
Advertisement
Tidak hanya di luar, warga juga memadati ruang tamu guru bahasa Inggris yang telah dua tahun mengajar di SMP Arridho ini. Sambil menahan tangis, Romi, sang suami setia menunggui jasad istri tercinta dan anak bungsunya, Malik. Salah satu anaknya, Rafli masih kritis di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.(JUM/Nahyudi)