Liputan6.com, Jakarta: Departemen Kesehatan akan menyuplai kebutuhan makanan pengganti air susu ibu (ASI) kepada masyarakat. Ini dimaksudkan untuk menghindari kenaikan jumlah balita buruk gizi di Tanah Air karena ketidakmampuan orang tua mereka membeli susu. Demikan dikatakan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Rabu (4/7).
Menurut Siti, daerah pertama yang akan menjadi percontohan program ini adalah DKI Jakarta. Pemberian makanan pengganti ASI dilakukan melalui Posyandu. Namun, Siti tidak menjelaskan berapa besar pasokan makanan yang akan dilepas ke masyarakat. Meski akan ada program tersebut, Menkes tetap mengimbau orangtua untuk tetap memberikan ASI ekslusif kepada bayi mereka selama enam bulan.(IAN/Tim Liputan 6 SCTV)
Advertisement