<i>Mane,e</i>, Tradisi Menangkap Ikan di Pulau Itata

Tradisi mane,e adalah menangkap ikan dengan menggunakan janur kelapa dan tali dari akar pohon di Pulau Itata. Ribuan dan berbagai jenis ikan seperti diperintah tertarik bersama janur ke daratan.

oleh Liputan6Diterbitkan 24 Mei 2007, 13:44 WIB
Liputan6.com, Talaud: Intata adalah salah satu pulau kecil di Sulawesi Utara. Pulau yang terletak di perbatasan antara Sulut dan Filipina ini mempunyai tradisi unik yang bernama mane,e yakni menangkap ikan dengan menggunakan janur kelapa dan tali dari akar pohon. Masyarakat setempat juga menjalankan tradisi ini dengan ritual doa khusus.

Dalam menjalankan tradisi ini warga pertama-tama merangkai janur kuning dengan tali dari akar pohon. Warga yang mengerjakannya harus menjalani ritual doa khusus pada malam hari. Setelah menjadi rangkaian janur kuning yang panjang, tali ditarik ke pantai. Rangkaian tali serta janur kuning ini digunakan sebagai pukat untuk menarik ikan ke darat.

Uniknya, ribuan dan berbagai jenis ikan seperti diperintah tertarik bersama janur ke daratan. Saat ikan dianggap sudah cukup terkumpul, seorang pemuka adat akan mempersilakan warga untuk mengambil hasil tangkapan itu. Dari arah bibir pantai, ribuan warga yang hadir berbaur bersama pengunjung berebutan memunguti ikan-ikan yang berada di kaki mereka.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, upacara unik yang hanya digelar setiap Mei ini selalu ramai dikunjungi wisatawan. Namun sangat disayangkan, pemerintah daerah setempat kurang memperhatikan potensi wisata ini. Terbukti dengan kurangnya promosi serta minimnya fasilitas transportasi yang tersedia menuju pulau kecil ini.(JUM/Aldrin Arief)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya