Liputan6.com, Semarang: Brigadir Satu Taruna Hendra Saputra, taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah, mengundurkan diri dari Akpol. Surat pengunduran Hendra disampaikan kepada Kepala Detasemen Taruna Ajun Komisaris Besar Polisi Aik Afriandi, mewakili Gubernur Akpol, Kamis (3/5).
Hendra datang ke Akpol didampingi orangtuanya Mularis dan pengacaranya Alamsyah Hanafiah. Pada kesempatan itu, Hendra juga menyerahkan baju dinas dan seluruh atribut taruna Akpol.
Hendra mengundurkan diri karena kecewa dengan vonis bebas yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang terhadap lima taruna senior yang menganiayanya. Alasan lain adalah pertimbangan keselamatan dirinya. Sebab, sejak kasus penganiayaan ini terungkap, dia sering menerima kekerasan fisik dan teror dari para taruna senior [baca: Terdakwa Penganiaya Taruna Akpol Divonis Bebas].(IAN/Yudi Sutomo dan Taufan Yudha)
Hendra datang ke Akpol didampingi orangtuanya Mularis dan pengacaranya Alamsyah Hanafiah. Pada kesempatan itu, Hendra juga menyerahkan baju dinas dan seluruh atribut taruna Akpol.
Hendra mengundurkan diri karena kecewa dengan vonis bebas yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang terhadap lima taruna senior yang menganiayanya. Alasan lain adalah pertimbangan keselamatan dirinya. Sebab, sejak kasus penganiayaan ini terungkap, dia sering menerima kekerasan fisik dan teror dari para taruna senior [baca: Terdakwa Penganiaya Taruna Akpol Divonis Bebas].(IAN/Yudi Sutomo dan Taufan Yudha)