Suasana berbeda sudah terasa saat akan memasuki Blind Cafe. Pengunjung harus memilih menu sebelum masuk kafe. Barang-barang yang mungkin memancarkan cahaya juga harus dititipkan tapi jangan khawatir karena sudah disiapkan locker-locker penyimpanan. Pengunjung juga akan dijelaskan lebih dulu agar tidak kaget.
Suasana gelap gulita langsung menghadang pengunjung setelah melewati tirai hitam. Mereka lalu memilih tempat duduk. Setelah itu mereka menikmati sajian yang diberikan oleh pelayan. Para pramusaji memberikan pesanan dengan menggunakan night vision alat yang biasa dipakai para tentara yang berperang pada malam hari.
Advertisement
Sang pemilik, Ari Kurniawan mengaku konsep Blin Cafe adalah menciptakan sesuatu yang baru. Ada harapan lain dari sang pemilik. Ari Kurniawan percaya saat indera penglihatan tidak bisa digunakan indera lainnya akan lebih peka. Indera perasa mungkin lebih dapat merasakan lezatnya rasa makanan.(JUM/Endy Surya)