Liputan6.com, Jakarta: Luar biasa. Kalimat itu pantas disematkan kepada Miles Hilton Barber, penderita tunanetra asal Inggris. Pria berambut putih itu berhasil mendaratkan pesawat yang diterbangkannya di Jakarta, Ahad (15/4).
Pendaratan di Indonesia adalah bagian dari penerbangan Barber ke-19 negara di dunia. Ia hendak mengumpulkan dana bagi para tunanetra tidak mampu. "Saya tidak akan pernah melihat lagi untuk selamanya. Tapi saya ingin membantu ribuan orang lain untuk bisa tetap melihat," ujar dia dalam bahasa Inggris.
Barber kehilangan indra penglihatan 25 tahun silam saat bekerja di sebuah perusahaan farmasi. Tak lama usai kecelakaan itu, Barber kembali teringat cita-cita masa kecilnya, yakni menjadi pilot. Kendati diremehkan banyak orang, dia maju terus sampai cita-citanya tercapai.(AIS/Ajeng Kamaratih dan Wisnu Murti)
Pendaratan di Indonesia adalah bagian dari penerbangan Barber ke-19 negara di dunia. Ia hendak mengumpulkan dana bagi para tunanetra tidak mampu. "Saya tidak akan pernah melihat lagi untuk selamanya. Tapi saya ingin membantu ribuan orang lain untuk bisa tetap melihat," ujar dia dalam bahasa Inggris.
Barber kehilangan indra penglihatan 25 tahun silam saat bekerja di sebuah perusahaan farmasi. Tak lama usai kecelakaan itu, Barber kembali teringat cita-cita masa kecilnya, yakni menjadi pilot. Kendati diremehkan banyak orang, dia maju terus sampai cita-citanya tercapai.(AIS/Ajeng Kamaratih dan Wisnu Murti)