Liputan6.com, Jakarta: Penjualan saham Adam Sky Connection Airlines (operator Adam Air) ke PT Bhakti Investama menjadi pertanyaan serius Komisi V DPR kepada Menteri Perhubungan Hatta Radjasa dalam rapat kerja di Gedung MPR/DPR di Jakarta, Kamis (22/3). Pasalnya, rekomendasi Ketua Tim Nasional Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Transportasi Chappy Hakim dalam penjualan saham itu dikhawatirkan sarat konflik kepentingan bisnis. Sebab Chappy tak lain adalah komisaris di salah satu perusahaan milik Bhakti Investama itu.
Terkait pertanyaan itu, Hatta hanya menyatakan pihaknya belum melihat adanya konflik kepentingan di dalam timnas tersebut. Kekhawatiran anggota Komisi Perhubungan DPR terhadap konflik kepentingan bisnis ini mengemuka setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Chappy menjadi Ketua Timnas EKKT. Sementara di saat yang sama Bhakti Investama sedang menjajaki pembelian saham Adam Air. Sedangkan Adam Air sendiri telah masuk di antara daftar maskapai penerbangan terburuk yang dikeluarkan Departemen Perhubungan [baca: Sebanyak 21 Maskapai Penerbangan Dikategorikan Buruk].
Sementara itu, Timnas EKKT dibentuk untuk memperbaiki kualitas dan keselamatan transportasi setelah banyaknya permasalahan dan kecelakaan dalam dunia penerbangan. Kemarin, pemerintah juga telah membuka kotak layanan masyarakat soal pengaduan masalah dunia penerbangan melalui pengiriman pesan pendek ke nomor 08111999 atau situs Dephub.(ZIZ/Zulkarnain dan Agus Ginanjar)
Terkait pertanyaan itu, Hatta hanya menyatakan pihaknya belum melihat adanya konflik kepentingan di dalam timnas tersebut. Kekhawatiran anggota Komisi Perhubungan DPR terhadap konflik kepentingan bisnis ini mengemuka setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Chappy menjadi Ketua Timnas EKKT. Sementara di saat yang sama Bhakti Investama sedang menjajaki pembelian saham Adam Air. Sedangkan Adam Air sendiri telah masuk di antara daftar maskapai penerbangan terburuk yang dikeluarkan Departemen Perhubungan [baca: Sebanyak 21 Maskapai Penerbangan Dikategorikan Buruk].
Sementara itu, Timnas EKKT dibentuk untuk memperbaiki kualitas dan keselamatan transportasi setelah banyaknya permasalahan dan kecelakaan dalam dunia penerbangan. Kemarin, pemerintah juga telah membuka kotak layanan masyarakat soal pengaduan masalah dunia penerbangan melalui pengiriman pesan pendek ke nomor 08111999 atau situs Dephub.(ZIZ/Zulkarnain dan Agus Ginanjar)