Reporter SCTV Widyaningsih melaporkan, peti jenazah digotong secara perlahan-lahan oleh rekan-rekan kerja almarhum di Liputan 6 SCTV. Liang lahat sedalam dua meter telah dipersiapkan untuk upacara pemakaman. Diringi lantunan azan dan iqomah, jenazah Guntur diturunkan ke lubang kubur.
Ratusan pelayat mengiringi prosesi pemakaman. Di antara mereka banyak yang tak kuasa menahan air mata. Terlebih saat, istri almarhum Siti Maimunah, dan ketiga anaknya menabur bunga di atas pusara suami dan ayahnya.
Advertisement
Sebelum dimakamkan, jenazah kamerawan senior ini sempat disemayamkan di Gedung SCTV di Jalan Gatot Subroto Kavling 21, Jakarta Selatan, untuk upacara penghormatan terakhir. Acara diawali sambutan dari Direktur Utama SCTV Fofo Sariaatmadja, dan Pemimpin Redaksi SCTV Rosianna Silalahi.
Almarhum yang biasa disapa Mas Guntur oleh rekan-rekannya meninggal dalam usia 46 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri, Siti Maimunah, 39 tahun, dan tiga orang anak, Deviana Pratami Putri, 17 tahun, Ivan Fausta Ramadhan, 13 tahun, serta Tristania Putri Salsabila, 7 tahun. Kamerawan senior ini bergabung dengan SCTV sejak 12 Februari 1996. Di mata rekan-rekannya, Guntur dikenal sebagai pribadi yang santun, rendah hati, dan memiliki dedikasi tinggi.(IAN/Tim Liputan 6 SCTV)