Dua Jenazah Dipastikan Anggota Puslabfor

Dua jenazah yang ditemukan tadi pagi di perairan Muara Gembong adalah anggota Puslabfor Mabes Polri AKBP Langgeng Widodo dan Komisaris Polisi Widiantoro. Kedua jenazah sudah dibawa ke RS Kramatjati.

oleh Liputan6Diterbitkan 27 Februari 2007, 12:10 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Dua mayat yang ditemukan, Selasa (27/2) pagi, dipastikan anggota Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri Ajun Komisaris Besar Polisi Langgeng Widodo dan Komisaris Polisi Widiantoro. Awak Kapal Clurit KN 203 menemukan jenazah Langgeng Widodo mengambang di perairan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat, sekitar pukul 05.00 WIB, sekitar 500 meter dari lokasi tenggelamnya bangkai Kapal Levina I. Jenazah diambil Pasukan Katak menggunakan perahu karet karena posisinya sulit dijangkau kapal besar. Kedua jenazah setelah tiba di daratan segera dibawa ke Rumah Sakit Kramatjati.

Berdasarkan pemantauan reporter SCTV Bimo di Markas Ditpolair, tidak seorang pun keluarga korban terlihat menunggu. Kuat dugaan, keluarga korban menunggu di terminal penumpang Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara. Keluarga AKB Langgeng saat melihat jenazah langsung bisa mengenali korban Ada luka serius di bagian pelipis Langgeng. Luka ini diduga akibat Langgeng terbentur bagian dari kapal saat meloncat ke laut.

Setelah penemuan jenazah Langgeng Widodo dan Widiantoro berarti tiga satu lagi korban tenggelamnya Kapal Levina I belum ditemukan. Ia adalah juru kamera SCTV Mochammad Guntur Syaifullah. Kolonel Laut Didin Zainal yang sedang bertugas di KRI Kobra menjelaskan, Pasukan Katak belum melakukan penyelaman lagi karena cuaca kurang bersahabat. Pencarian Guntur dilakukan dengan memantau permukaan laut dari KRI Kobra. "KRI Kobra masih mungkin untuk mencari di permukaan. Meski cuaca agak buruk, kami akan tetap mencari saudara Guntur," tegas Didin.(KEN/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya