Jalan Layang Porong Dibongkar

Hari ini Jalan Layang Porong, Sidoarjo, akan dibongkar menyusul terjadinya pergeseran tanah akibat semburan lumpur Lapindo Brantas. Pemerintah juga segera merelokasi jalur KA Porong-Surabaya.

oleh Liputan6Diterbitkan 28 Desember 2006, 09:19 WIB
Liputan6.com, Sidoarjo: Jalan Layang Porong di Sidoarjo, Jawa Timur, akan dibongkar Kamis (28/12) menyusul terjadinya pergeseran tanah akibat semburan lumpur PT Lapindo Brantas. Diperkirakan pembongkaran memakan waktu sebulan. Persiapan pembongkaran sudah dilakukan dengan melepasi pelat pemisah jalur jalan tol. Sementara untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas akan dialihkan [baca: Pagar Pembatas Jalan Porong-Gempol Mulai Dibongkar].

Kepala Pengendali PT Jasa Marga Widarto mengatakan, kini sudah dilakukan rekayasa atau pengalihan arus, baik dari Surabaya menuju Malang ataupun sebaliknya. Meski demikian, kemacetan tidak dapat dihindari karena Jalan Raya Porong adalah akses utama menuju Malang dan Pasuruan.

Rencananya tahun depan pemerintah pun akan segera merelokasi jalur kereta api Porong-Surabaya yang juga terancam rendaman lumpur. Menteri Perhubungan Hatta Rajasa menegaskan relokasi tak dapat ditunda. Sebab penutupan Tol Porong-Gempol telah menghambat transportasi penumpang dan barang. Dia berharap percepatan pembangunan rel dapat mengurangi melonjaknya ongkos transportasi darat di kawasan Sidoarjo. Saat ini ongkos transportasi darat telah bergerak naik antara 30 hingga 40 persen.

Hatta mengatakan pihaknya telah meminta Lapindo secepatnya mencairkan alokasi anggaran relokasi rel senilai Rp 300 miliar. Meski diakui percepatan relokasi rel memang masih terhalang pendanaan dan dalam perdebatan di lembaga legislatif. Menurut Hatta, ancaman luberan lumpur meningkat di sepanjang jalur Sidoarjo-Surabaya.

Sementara itu, di Kedung Bendo, akibat tanggul jebol, kawasan yang tergenang lumpur juga semakin luas. Luberan juga mulai mengancam Desa Kali Tengah dan Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin [baca: Tanggul Jebol Belum Diperbaiki].(MAK/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya