Liputan6.com, Jakarta: Vihara Buddha Padmasambhava (Tharpa Ling), salah satu tempat sembahyang bagi umat Buddha, yang sering dipimpin Ferry Surya Prakarsa, tertutup untuk umum sejak sepekan terakhir. Ferry, saksi kunci, kematian penyanyi Alda Risma, juga belum ketahuan rimbanya hingga Selasa (19/12).
Pengelola vihara di Jalan Pangeran Jayakarta di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, belum memberi keterangan soal Ferry yang menurut kabar adalah biksu yang memimpin sembahyang di tempat suci umat Buddha ini. Pemilik warung di sekitar vihara mengatakan, Ferry adalah orang yang dihormati. "Kayak Pak Kiai begitu," kata dia.
Polisi telah mengorek keterangan sejumlah orang yang diduga dekat dengan Ferry. Namun, hasilnya nihil. Kalau pun ada keterangan, masih simpang siur karena polisi tidak secara tegas menjelaskan hasil pemeriksaan.
Salah satu yang diperiksa adalah perawat bernama Maria Tumulata Medya alias Meidy atau Meydi. Perawat ini diduga perempuan yang terekam dalam kamera pengintai Hotel Grand Menteng, Jakarta Timur, di malam nahas itu. Namun, setelah diperiksa polisi, perempuan ini menghilang [baca: Penangkapan Suster Meidy Masih Simpang Siur].
Polisi juga telah memeriksa Yanti yang menurut kabar adalah sekretaris Ferry. Pemeriksaan berlangsung tertutup sehingga lagi-lagi wartawan kesulitan mendapat keterangan yang pasti.(TNA/Ridwan Dukri dan Arie Pratika)
Pengelola vihara di Jalan Pangeran Jayakarta di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, belum memberi keterangan soal Ferry yang menurut kabar adalah biksu yang memimpin sembahyang di tempat suci umat Buddha ini. Pemilik warung di sekitar vihara mengatakan, Ferry adalah orang yang dihormati. "Kayak Pak Kiai begitu," kata dia.
Polisi telah mengorek keterangan sejumlah orang yang diduga dekat dengan Ferry. Namun, hasilnya nihil. Kalau pun ada keterangan, masih simpang siur karena polisi tidak secara tegas menjelaskan hasil pemeriksaan.
Salah satu yang diperiksa adalah perawat bernama Maria Tumulata Medya alias Meidy atau Meydi. Perawat ini diduga perempuan yang terekam dalam kamera pengintai Hotel Grand Menteng, Jakarta Timur, di malam nahas itu. Namun, setelah diperiksa polisi, perempuan ini menghilang [baca: Penangkapan Suster Meidy Masih Simpang Siur].
Polisi juga telah memeriksa Yanti yang menurut kabar adalah sekretaris Ferry. Pemeriksaan berlangsung tertutup sehingga lagi-lagi wartawan kesulitan mendapat keterangan yang pasti.(TNA/Ridwan Dukri dan Arie Pratika)