Liputan6.com, Hanoi: Seperti sudah diramalkan sebelumnya, topan Durian mulai menghantam Vietnam sejak Selasa (5/12) dini hari. Menurut Badan Meteorologi Vietnam, topan ini menyerang Provinsi Ben Tre dan Tra Vinh di selatan negara itu dengan kecepatan 120 kilometer per jam. Tak kurang dari 49 orang tewas, 300 cedera dan 15 lainnya dilaporkan hilang.
Kendati kekuatannya telah menurun menjadi badai tropis, topan Durian masih mampu memorak-porandakan kawasan selatan Vietnam. Ribuan rumah dan ratusan kapal nelayan hancur diterjang angin. Selain menyebabkan korban jiwa, topan itu juga memutus aliran listrik dan menumbangkan pohon.
Usai mengamuk di Vietnam selatan, topan Durian bergerak ke arah tenggara atau tepatnya menuju Provinsi Binh Thuan, Ba Ria Vung Tau, Long An serta Tien Giang. Diperkirakan, kekuatan topan ini akan semakin lemah saat bergerak ke Kamboja dan Thailand dua hari mendatang [].(ADO)
Kendati kekuatannya telah menurun menjadi badai tropis, topan Durian masih mampu memorak-porandakan kawasan selatan Vietnam. Ribuan rumah dan ratusan kapal nelayan hancur diterjang angin. Selain menyebabkan korban jiwa, topan itu juga memutus aliran listrik dan menumbangkan pohon.
Usai mengamuk di Vietnam selatan, topan Durian bergerak ke arah tenggara atau tepatnya menuju Provinsi Binh Thuan, Ba Ria Vung Tau, Long An serta Tien Giang. Diperkirakan, kekuatan topan ini akan semakin lemah saat bergerak ke Kamboja dan Thailand dua hari mendatang [].(ADO)