Album "Kangen" Java Jive

Album Java Jive 1993-2006 berisi 16 lagu, tiga lagu di antaranya lagu baru. Semua lagu memiliki video klip. Album ini merupakan awal Java Jive untuk menciptakan album baru.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 November 2006, 08:37 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Setelah vakum selama enam tahun, Java Jive kembali mengeluarkan album baru bertajuk Java Jive 1993-2006. Danny mengatakan, judul album itu merupakan gambaran tonggak sejarah Java Jive selama 13 tahun berkarier di dunia musik. "Kita awal rekaman albun pertama tahun 1993," kata Danny kepada Winny Alnord dalam Bincang Akhir Pekan di Liputan6 Pagi, Ahad (26/11).

Album ini berisi 16 lagu. Terdiri dari 13 lagu yang diambil dari album Java Jive sebelumnya serta tiga lagu baru yang berjudul Pagi Merah, Yang Aku Cinta dan Cantik tapi Menyakitkan. Keenam belas lagu tersebut juga dibuatkan video klipnya. Menurut Fatur, lagu-lagu itu dipilih karena memiliki video klip dan beberapa di antaranya belum sempat dirilis. "Kita bilang ini album video visual," ucap Fatur.

Fatur menjelaskan, kelebihan dari album ini adalah bisa dijadikan sebagai salah satu referensi perkembangan musik di Indonesia. "Karena kita satu-satunya grup yang melewati tiga era. Tahun 1990, awal 2000, dan di tahun 2006 yang serba canggih dan komputer," jelas sang vokalis ini.

Grup asal Bandung, Jawa Barat, yang beranggotakan Capung, Danny, Fatur, Tony, Edwin, dan Noey ini tidak menyangkal jika album ini sebagai awal untuk menciptakan album baru. "Untuk tes pasar," kata Danny. Sejauh ini, album Java Jive 1993-2006 telah terjual lebih 40 ribu keping dalam waktu dua bulan.

Dalam kesempatan ini, band yang melejit lewat lagu Kau yang Terindah ini juga membantah berita yang menyatakan Capung dan Fatur keluar dari Java Jive. Capung mengaku, selain bosan, ia juga sedang mengerjakan proyek album solonya Fatur. "Tapi tidak ada kata keluar," kata gitaris Java Jive ini. Capung juga mengatakan tidak tahu dari mana sumber berita tersebut sampai dimuat di internet dan media cetak serta televisi.

Fatur menambahkan, mereka memutuskan vakum karena sudah jenuh dengan rekaman, promosi, tour, dan menghadapi para fans. "Ini disepakati kita semua," kata Fatur yang diamini oleh anggota Java Jive lainnya. Meski vakum, mereka tetap berkecimpung di musik. Noey dan Capung, misalnya, menjadi produser Peterpan. Selain itu, mereka juga tetap latihan bareng.(BOG)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya