Mahasiswa IKIP Mataram Demonstrasi Menolak Premanisme

Ratusan mahasiswa IKIP Mataram, NTB, menggelar unjuk rasa antipremanisme. Demonstran menuntut polisi menyelesaikan secara tuntas kasus kekerasan di Kampus IKIP Mataram yang telah menewaskan Muhamad Ridwan.

oleh Liputan6Diterbitkan 25 Agustus 2006, 07:02 WIB
Liputan6.com, Mataram: Muhamad Ridwan, mahasiswa semester lima Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Mataram yang tewas dianiaya sejumlah preman, dimakamkan di tempat pemakaman umum Karang Madaeng, Mataram, Nusatenggara Barat, Kamis (24/8). Selain sanak keluarga almarhum, pemakaman juga dihadiri ratusan rekan sekampus almarhum. Pihak keluarga Ridwan meminta polisi untuk mengungkap secara tuntas kasus bentrokan berdarah di IKIP Mataram.

Usai pemakaman, ratusan mahasiswa IKIP Mataram berdemonstrasi dengan turun ke jalan. Mereka meminta polisi untuk membersihkan Kota Mataram dari aksi premanisme yang selama ini mengganggu kehidupan warga. Sejauh ini, Kepolisian Daerah Nusatenggara Barat telah menahan empat pria terkait keributan di Kampus IKIP Mataram. Mereka dikenal sebagai preman di Kota Mataram [baca: Terkait Bentrokan IKIP Mataram, Empat Preman Ditangkap].(BOG/Adhar Hakim dan Rony Setiawan)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya