Berdasarkan catatan Departemen Kehutanan, titik panas yang terpantau di Kalimantan Barat mencapai 1.925 titik pada 15 Agustus silam. Sedangkan jumlah titik panas kemarin menjadi hanya 71 buah. Kondisi yang sama terlihat di sejumlah tempat lain di Kalimantan.
Kendati jumlah titik api mulai turun, kabut asap belum juga hilang. Di Pontianak, misalnya, kabut asap masih tampak lantaran pembakaran lahan gambut untuk pertanian kembali marak. Dari pantauan udara dengan helikopter terlihat jelas asap tebal yang mengepul dari hasil pembakaran lahan. Padahal di daerah itu dua hari silam telah turun hujan [].
Advertisement
Untuk mencegah pembakaran lahan berlanjut, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat kembali menyebarkan selebaran lewat udara. Isinya antara lain, imbauan mengenai bahaya kabut asap serta ancaman denda dan hukuman bagi yang melanggar. "Kalau memang perlu tentu akan kita tangkap," tegas Kepala Biro Operasional Polda Kalbar Komisaris Besar Polisi Priyatna.(YAN/Tim Liputan 6 SCTV)