Tanggul Jebol, Lumpur Menggenangi Permukiman

Bendungan di Desa Kedungbendo, Tanggulangin tidak kuat menahan volume lumpur panas PT Lapindo Brantas yang terus mengalir. Beberapa warga sibuk menambal akses jalan masuk ke perumahan agar luberan lumpur tak masuk.

oleh Liputan6Diterbitkan 04 Juli 2006, 13:07 WIB
Liputan6.com, Sidoarjo: Tanggul yang membendung lumpur panas PT Lapindo Brantas di Desa Kedungbendo, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (4/7) sekitar pukul 08.30 WIB, jebol. Bendungan ini tak kuat menahan volume lumpur yang terus mengalir. Luberan lumpur setinggi 15 sentimeter menggenangi jalan akses menuju Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera.

Kondisi ini membuat warga perumahan resah dan panik. Mereka takut luberan lumpur panas akan masuk menggenangi rumahnya. "Takut masuk ke rumah," kata Lusiana, warga setempat. Beberapa warga sibuk menambal akses jalan masuk ke perumahan agar luberan lumpur tak masuk. Beberapa alat berat juga diturunkan untuk memudahkan warga meninggikan tanggul yang ada.

Sementara itu pemerintah membantah lamban dalam menangani luapan lumpur panas PT Lapindo. Buktinya hingga kini pemerintah terus mengawasi ketat penanganan semburan lumpur, termasuk proses ganti rugi pada warga yang diungsikan. Pihak Lapindo juga diminta tak membuang luapan lumpur ke Selat Madura [baca: Pemerintah Membantah Lamban Menangani Luapan Lumpur].(JUM/Eko Wibowo)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya