Warga Menolak TPS Dioperasikan Kembali

Gunungan sampah di sejumlah TPS di Kota Bandung, Jawa Barat, mulai berkurang setelah diangkut ke TPA darurat. Tapi warga di sekitar pembuangan sampah merasa keberatan TPS yang sudah bersih dioperasikan kembali.

oleh Liputan6Diterbitkan 16 Juni 2006, 07:47 WIB
Liputan6.com, Bandung: Warga Kota Bandung, Jawa Barat, kini dapat sedikit berlega hati karena gunungan sampah di hampir seluruh sudut kota berangsur-angsur berkurang. Upaya Dinas Kebersihan Kota Bandung membersihkan sampah selama dua bulan lebih mulai menunjukkan hasil. Sedikit demi sedikit ribuan meter kubik sampah yang menumpuk di tempat pembuangan sementara (TPS) diangkut dan dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) darurat di Cikubang dan Cigedig Kabupaten Bandung, Kamis (15/6).

Namun kini muncul persoalan baru. Warga yang bermukim di sekitar TPS merasa keberatan jika tempat pembuangan sampah dioperasikan kembali. Di sekitar TPS Jalan Puter, Kelurahan Sadang Serang, warga berinisiatif menutup TPS agar tidak terjadi lagi gunungan sampah. Warga sengaja membakar sampah rumah tangga mereka atau menimbunnya di halaman rumah masing-masing. Namun kondisi ini justru menimbulkan masalah lain bagi warga yang tidak memiliki halaman. Sebagian dari mereka terpaksa menimbun sampah dalam karung dan tidak tahu harus kemana membuangnya.

Berbeda dengan warga di sekitar TPS Jalan Tamansari dan TPS Cibeunying memiliki kiat tersendiri untuk mencegah menimbunnya sampah. Mereka secara swadaya menyediakan alat pengolah sampah yang ditempatkan di masing-masing TPS [baca: Insenerator, Alternatif Penanggulangan Sampah di Bandung].(IAN/Patria dan Taufik Hidayat)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya