Mayor Alfredo Menuntut Reformasi

Mayor Alfredo Reinaldo, pemimpin tentara pemberontak, mendesak pemerintah Timor Leste segera menuntaskan ketidakadilan di tubuh angkatan bersenjata. Pemerintah dinilai lamban mengatasi masalah ini.

oleh Liputan6Diterbitkan 25 Mei 2006, 15:27 WIB
Liputan6.com, Dili: Mayor Alfredo Reinaldo, pemimpin kelompok tentara pemberontak meminta pemerintah Timor Leste melakukan reformasi di tubuh angkatan bersenjata. Dia menunjuk ketidakadilan di tubuh angkatan bersenjata Timor Leste sebagai pemicu kemarahan berbuntut anarkisme 600 tentara yang dipecat. Pernyataan ini disampaikan Alfredo di markasnya di Distrik Aileu, sebelah utara Kota Dili, Kamis (25/5).

Alfredo juga mengkritik pemerintah yang terlambat menangani ketidakadilan di tubuh militer. Puncaknya adalah kemarahan para tentara yang dipecat karena pemerintah tidak punya uang untuk membayar. "Mereka [pemerintah] memiliki waktu cukup banyak, mengapa [kasus] tak dipecahkan," kata Alfredo. Dia juga mempersoalkan langkah pemerintah yang tidak juga menuntaskan berbagai masalah, padahal sudah membentuk tim investigasi. Meski bukan salah satu tentara yang dipecat, Reinaldo dan kelompoknya memilih untuk meninggalkan tugas dan bergabung dengan kelompok pemberontak.

Mayor Alfredo dituding sebagai penyebab pemberontakan di Dili, 23 Mei silam. Dia diduga membuka tembakan ke arah tentara pemerintah di Distrik Becora yang menewaskan seorang warga dan melukai enam orang. Hingga kini, kontak senjata antara tentara pemerintah dan kelompok tentara pemberontak masih terjadi. Baku baku tembak ini telah menewaskan tiga orang dan delapan orang cedera [baca: ].(TNA)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya