Badai Canchu Menewaskan Puluhan Warga Cina

Jumlah korban jiwa akibat terjangan topan Chancu mencapai 47 orang yang 37 di antaranya tewas saat badai mendera kawasan pantai Filipina pekan silam. Badai Chanchu terus bergerak ke timur laut.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 Mei 2006, 01:28 WIB
Liputan6.com, Guangdong: Jumlah korban jiwa akibat terjangan topan Chancu hingga kini mencapai 47 orang. Sebanyak 37 di antaranya tewas saat badai terbesar di kawasan laut Cina selatan itu mendera kawasan pantai Filipina pekan silam. Delapan korban tewas karena rumah mereka diterjang Topan Chanchu di kawasan pesisir Cina bagian selatan, Kamis (18/5) [].

Pemerintah Cina sejauh ini mengevakuasi 905 ribu warga di kawasan rawan bencana Provinsi Guangdong dan Fujian. Mereka ditampung di gedung sekolah dan beberapa fasilitas milik pemerintah. Maklum, selain memutuskan pasokan listrik, ribuan rumah warga di dua provinsi ini juga terendam banjir.

Sebanyak 27 nelayan asal Vietnam juga dilaporkan hilang saat tiga buah kapal mereka disapu badai di perairan Cina selatan. Tiga kapal nahas itu melakukan kontak terakhir Rabu pagi. Sementara 67 orang yang berada di delapan kapal lain berhasil diselamatkan penjaga pantai Provinsi Quang Ngai, Cina. Di Taiwan, dua wanita di wilayah Pingtung juga tewas terseret arus banjir bandang. Banjir dipicu hujan deras yang dibawa Chanchu.

Hingga kini, pusat badai Chanchu berada sekitar 130 kilometer dari Provinsi Fujian dan terus bergerak kerah timur laut. Kekuatan topan Chanchu terpantau melemah menjadi badai tropis biasa dengan kecepatan 35 kilometer per jam.(ORS)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya