Kecewa Hasil Pilkada, Massa Mengamuk

Ribuan orang ini merusak Kantor KPU Tuban, pendopo Pemkab, serta sejumlah bangunan milik Bupati Haeny. Mereka tak puas dengan hasil pemilihan kepala daerah dan menduga ada kecurangan di dalamnya.

oleh Liputan6Diterbitkan 29 April 2006, 17:37 WIB
Liputan6.com, Tuban: Ribuan orang yang tidak puas dengan hasil pemilihan kepala daerah menghancurkan Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (29/4). Massa juga merusak pendopo pemerintah kabupaten setempat serta beberapa bangunan milik Bupati Tuban Haeny Relawati Rini Widyastuti.

Perusakan berawal ketika sejumlah massa pendukung calon bupati yang kalah dalam pemilihan bupati mendatangi Kantor KPU Tuban di Jalan Pramuka. Mereka menuntut pemilihan kepala daerah diulang karena diduga ada kecurangan dalam penghitungan suara. Di bawah komando pemimpin mereka lewat pengeras suara, massa bergerak liar sambil berteriak Allahu Akbar!

Setelah merusak kantor KPU, massa bergerak ke pendopo Pemkab Tuban di Jalan Jenderal Sudirman. Polisi yang jumlahnya lebih sedikit tidak dapat menghalau massa yang merusak sejumlah sarana vital di Kabupaten Tuban.

Sejumlah bangunan milik Haeny Relawati yang kembali terpilih menjadi Bupati Tuban juga tak luput dari perusakan dan pembakaran. Rumah pribadi yang masih dalam tahap pembangunan di kawasan Mondokan, Hotel Mustika, Gudang 99, serta kendaraan pribadi Haeny juga dirusak.

Haeny telah menjadi bupati sejak 2001 dan terpilih kembali pada pemilihan yang digelar 27 April silam. Haeny yang berpasangan dengan Lilik Soehardjono menang tipis dari Nahar Husein-Go Tjo Ping yang didukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa. Haeny-Lilik yang didukung Golongan Karya memperoleh 51,74 persen suara sedangkan Nahar-Go memperoleh 48,26 suara.(YAN/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya