Umat Katolik Memperingati Wafatnya Isa Almasih

Ribuat umat Kristiani mengikuti Misa Jumat Agung untuk memperingati wafatnya Yesus Kristus di Gereja Katherdal. Di Palu, Sulteng, pelaksanaan Misa dijaga ketat oleh polisi menyusul adanya ancaman bom.

oleh Liputan6Diterbitkan 14 April 2006, 19:12 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Ribuan umat Katolik mengikuti Misa Jumat Agung di Gereja Kathedral, Jakarta Pusat, Jumat (14/3). Kebaktian Jumat Agung pada pukul 14.30 WIB menjadi yang paling dipadati umat. Sebab, mereka percaya Yesus Kristus wafat sekitar jam itu.

Misa Jumat Agung diselenggarakan untuk mengenang wafatnya Yesus sebagai bentuk pengorbanan untuk menebus dosa manusia. Tapi, pastor mengajak umat tidak menjadikannya sebagai momen untuk bersedih.

Sepanjang hari ini, Gereja Katherdal mengadakan enam kali misa dan yang paling akhir pada pukul 19.30 WIB. Tidak ada pengetatan keamanan sepanjang kebaktian berlangsung. Namun setiap orang yang masuk tetap diperiksa.

Sementara itu, ratusan anak-anak dan ribuan warga menyambut perayaan Paskah yang jatuh pada Ahad (16/4) dengan berpawai di sepanjang jalan utama Kota Merauke, Papua. Pawai Daun Palem ini dilepas oleh Uskup Agung Merauke Nicolas Adi Saputro. Uskup berharap, dengan semangat paskah umat Katholik bisa membawa damai di tengah sulitnya kondisi saat ini.

Sedangkan persiapan Paskah di kota Palu, Sulawesi Tengah dilakukan dengan cara sederhana dan lebih hati-hati. Suasana kota lebih sepi dari biasanya saat umat Kristiani menggelar kebaktian menyambut Paskah

Di Gereja Prostestan di Jalan Cik Ditiro, misalnya, dijaga ketat polisi. Tindakan antisipasi ini dilakukan menyusul adanya ancaman bom bunuh diri dari kelompok teroris Noordin Muhammad Top. Sampai petang ini, Misa di puluhan gereja di Palu berjalan aman.(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya