Misa Jumat Agung diselenggarakan untuk mengenang wafatnya Yesus sebagai bentuk pengorbanan untuk menebus dosa manusia. Tapi, pastor mengajak umat tidak menjadikannya sebagai momen untuk bersedih.
Sepanjang hari ini, Gereja Katherdal mengadakan enam kali misa dan yang paling akhir pada pukul 19.30 WIB. Tidak ada pengetatan keamanan sepanjang kebaktian berlangsung. Namun setiap orang yang masuk tetap diperiksa.
Advertisement
Sementara itu, ratusan anak-anak dan ribuan warga menyambut perayaan Paskah yang jatuh pada Ahad (16/4) dengan berpawai di sepanjang jalan utama Kota Merauke, Papua. Pawai Daun Palem ini dilepas oleh Uskup Agung Merauke Nicolas Adi Saputro. Uskup berharap, dengan semangat paskah umat Katholik bisa membawa damai di tengah sulitnya kondisi saat ini.
Sedangkan persiapan Paskah di kota Palu, Sulawesi Tengah dilakukan dengan cara sederhana dan lebih hati-hati. Suasana kota lebih sepi dari biasanya saat umat Kristiani menggelar kebaktian menyambut Paskah
Di Gereja Prostestan di Jalan Cik Ditiro, misalnya, dijaga ketat polisi. Tindakan antisipasi ini dilakukan menyusul adanya ancaman bom bunuh diri dari kelompok teroris Noordin Muhammad Top. Sampai petang ini, Misa di puluhan gereja di Palu berjalan aman.(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)