Usai Diperiksa, Dirut PLN Dilempari Telur Busuk

Insiden ini terjadi saat Dirut PLN Eddie Widiono menjawab pertanyaan wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan. Eddie diperiksa polisi terkait kasus dugaan korupsi dalam proyek PLTG Borang, Palembang, Sumsel.

oleh Liputan6Diterbitkan 02 Februari 2006, 02:12 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Nasib apes menimpa Eddie Widiono. Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) ini dilempari mahasiswa dengan telur busuk di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/2) petang. Plok..., lemparan itu tepat mengenai kepala Eddie. Insiden ini terjadi saat dia sedang menjawab pertanyaan para wartawan.

Peristiwa yang tak pernah diduga itu membuat ajudan Eddie berang. Ia mengejar sang mahasiswa kemudian memukulnya. Namun, insiden itu tidak berlangsung lama karena dicegah oleh polisi yang berada di lokasi. Eddie lalu meninggalkan Mabes Polri dengan mobil Kijang Innova.

Eddie kembali diperiksa polisi sebagai saksi. Ini terkait kasus dugaan korupsi senilai Rp 120 miliar dalam proyek pembelian mesin Pembangkit Listrik Tenaga Gas di Borang, Kabupaten Banyuasin, Palembang, Sumatra Selatan pada tahun 2004. Tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka di antaranya Direktur Pembangkit dan Energi Primer PLN Ali Herman Ibrahim, Deputi Dirut Pembangkitan PLN Agus Darmadi, dan Dirut PT Guna Cipta Mandiri Johanes Kennedy Aritonang [baca: Polri Kembali Memeriksa Dirut PLN].(BOG/Dora Multa Sari dan Akhem)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya