Puluhan Rumah di Semarang Nyaris Roboh

Empat puluh lima rumah di Perumahan Ayodya Sekarang, Gunung Pati, Semarang, Jateng, rusak parah karena tanah retak. Pihak pengembang menyatakan bertanggung jawab atas terjadinya musibah itu.

oleh Liputan6Diterbitkan 28 Januari 2006, 17:56 WIB
Liputan6.com, Semarang: Sebanyak 45 rumah warga di Perumahan Ayodya Sekarang, Gunung Pati, sekitar 20 kilometer dari Kota Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini, rusak parah. Sebagian rumah di wilayah itu bahkan nyaris roboh. Tanah di atas bangunan mereka retak setelah hujan turun beberapa terakhir ini. Keretakan diduga karena kondisi tanah yang labil.

Hingga berita ini diturunkan, belum dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. PT Ayodya, sebagai pihak pengembang menyatakan bertanggung jawab atas terjadinya musibah itu. Mereka berjanji akan mencarikan lokasi yang baru kepada pembeli sebagai pengganti.

Sementara jalan di Dusun Galesong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan sudah bisa dilalui kendaraan. Namun, petugas masih membersihkan sisa-sisa longsoran di jalan agar tidak licin. Adapun jaringan listrik dan telepon masih terputus. Diperkirakan, perbaikan memakan waktu sepekan.

Jalan yang menghubungkan Kota Malino, Sungguminasa, Sinjai, dan Makassar, ini terputus akibat longsor, Jumat silam. Longsornya tanah disebabkan oleh abrasi di Sungai Jenneberang. Tak hanya itu, 17 tiang listrik dan telepon ikut ambruk. Akibatnya, warga di Kecamatan Tinggi Moncong, Bringbulu dan Parangloe tidak bisa menikmati penerangan. Saluran telepon pun terputus [baca: Jalan Malino-Sungguminasa Tertutup Longsor].(DNP/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya