Usia Bayi Tanpa Wajah Diperkirakan Tinggal Sebulan

Tim dokter RS Budi Kemuliaan Batam, Kepri, memperkirakan usia bayi tanpa batok kepala dan otak besar tinggal sebulan lagi. Dokter kesulitan menghentikan cairan otak dan cairan selaput otak sang bayi yang terus keluar.

oleh Liputan6Diterbitkan 27 Januari 2006, 09:45 WIB
Liputan6.com, Batam: Tim dokter Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam, Kepulauan Riau, memperkirakan bayi tanpa batok kepala dan otak besar hanya bertahan hidup selama sebulan. Sebab, mereka sulit menghentikan cairan otak dan cairan selaput otak sang bayi yang terus keluar. Pernyataan itu dikeluarkan tim dokter, baru-baru ini, setelah ditunggu beberapa hari.

Menurut dokter Iman T. Rachman, penyebab kelainan bayi bernama Nur Jamaluddin belum dapat diketahui secara pasti. Namun, tim dokter menduga kekurangsempurnaan sang bayi akibat multifaktor termasuk genetik orang tua, infeksi atau virus.

Sejauh ini, kondisi Nur dalam keadaan sehat, meski hanya mampu mengggerakkan kaki dan tangan. Orang tua Nur pasrah pada kondisi anak ketiganya itu. Kini, keluarga buruh bangunan ini mulai dihantui kecemasan. Mereka tak cuma khawatir akan nasib anaknya. Tapi, juga biaya yang harus dikeluarkan untuk perawatan sang bayi tak berdosa itu [].(ORS/Erwan Buntaro dan Aloysius Aran)

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya