Puluhan Ton Ikan Menumpuk di Padang

Puluhan ton ikan segar menumpuk di tempat pelelangan ikan, Muara Padang, Sumatra Barat, setelah pemberitaan tentang ikan berformalin mencuat. Para nelayan mengeluh harga jual ikan turun 50 persen.

oleh Liputan6Diterbitkan 05 Januari 2006, 20:47 WIB
Liputan6.com, Padang: Pemberitaan soal pemakaian formalin untuk menyegarkan ikan berimbas langsung pada nelayan dan pengumpul ikan, seperti yang terjadi di pelelangan ikan di Muara Padang, Sumatra Barat. Dalam beberapa hari terakhir, pelelangan ikan sepi dari aktivitas perdagangan. Baik pedagang besar maupun konsumen tak ada yang bertransaksi.

Menurut pengusaha ikan, Mardanis, biasanya dalam satu hari mereka bisa menjual sampai enam ton ikan. Tapi, sekarang paling banyak hanya satu ton. Tak hanya itu, harga jual ikan pun turun hingga 50 persen. Harga ikan yang dahulu mencapai Rp 10 juta per ton, kini hanya Rp 5 juta per ton.

Dari tiga tempat pelelangan ikan di Muara Padang, paling tidak 60 ton ikan basah teronggok menunggu pembeli. Jumlah itu belum termasuk yang masih ada di atas kapal. Semua ikan disimpan dalam kotak yang diberi es. Mereka menjamin ikan-ikan tangkapan nelayan Kota Padang bebas dari formalin.(ORS/Denni Risman dan Arset Kusnadi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya