Reka Ulang Perampokan Toko Emas Digelar

Polisi banyak menemukan bukti baru dalam rekonstruksi kasus perampokan dan pembunuhan di toko emas Cahaya Mas di Jalan C. Simanjuntak, Yogyakarta. Keluarga korban sangat terpukul.

oleh Liputan6Diterbitkan 15 Desember 2005, 01:30 WIB
Liputan6.com, Yogyakarta: Kepolisian Yogyakarta terus berupaya mengungkap kasus perampokan disertai pembunuhan di toko emas Cahaya Mas Jalan C. Simanjuntak, Yogyakarta. Polisi, Rabu (14/12), sudah menggelar reka ulang kejadian yang menyebabkan Andre Wenas, pemilik toko dan karyawannya, Yosef Slamet Yulianto tewas.

Banyak bukti baru yang ditemukan dalam rekonstruksi itu. Di antaranya, sejumlah proyektil serta selongsong peluru yang tersebar di dalam dan luar toko. Polisi juga menemukan bekas telapak tangan yang diperkirakan milik pelaku di sejumlah bagian etalase toko. Namun, polisi belum bisa menduga identitas para pelaku.

Sementara itu, jenazah Andre sampai kini masih disemayamkan di Bantul dan baru akan dikuburkan Jumat depan. Aruji Santo, kakak korban, mengatakan keluarganya sangat terpukul dengan kejadian itu. Apalagi, Andre baru saja sembuh dari sakit gejala stroke.

Andre dan Yosef tewas, Senin malam. Selain menembak kedua korban, perampok yang diduga berjumlah empat orang dan mengendarai dua sepeda motor juga membawa kabur empat kilogram emas. Kemarin, mayat Yosef sudah dimakamkan keluarganya di Keparakan, Yogyakarta [baca: Toko Emas Dirampok, Dua Orang Tewas].(ICH/Wiwiek Susilo)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya