Menurut Sukarto, keluarganya hanya bisa pasrah melihat perbuatan anak kandungnya. Mereka tak pernah mengira Misno akan menjadi pelaku bom bunuh diri. Selama ini, Misno yang suka merantau tak pernah bercerita atau menunjukkan perilaku yang aneh.
Misno, masih menurut Sukarto, merantau ke Jakarta bekerja sebagai buruh bangunan. Sikapnya biasa-biasa saja. Misno juga tak pernah membahas masalah agama secara berlebihan. "Memang [dia] sedang belajar mengaji," ujar Sukarto yang terakhir bertemu anaknya 14 Agustus silam.
Advertisement
Video rekaman pernyataan tiga pelaku Bom Bali Kedua sebelum menjalankan misi bom bunuh diri sempat diputar di kediaman Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jakarta, kemarin. Rekaman pernyataan ketiga pelaku bom bunuh diri ini ditemukan di persembunyian Noordin M. Top di Semarang, Jawa Tengah, pekan silam.
Dalam rekaman yang berdurasi kurang lebih 15 menit ini, satu per satu pelaku menyampaikan pesan. Umumnya mereka meminta maaf pada keluarga untuk menjalankan misi suci [].(ORS/Tim Liputan 6 SCTV)