Keluarga Tersangka Bom Bali II Pasrah

Mat Sukarto percaya salah seorang pelaku Bom Bali II adalah anak kandungnya, Misno. Keyakinan ini makin kuat setelah melihat rekaman pernyataan tiga pelaku Bom Bali II sebelum melakukan bom bunuh diri.

oleh Liputan6Diterbitkan 17 November 2005, 11:54 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Penayangan rekaman pernyataan ketiga pelaku bom Bali II sebelum pengeboman mengagetkan semua pihak. Tak terkecuali para keluarga pelaku. Mat Sukarto, misalnya. Ayah dari Misno, salah seorang pelaku bom bunuh diri, mengaku kaget melihat rekaman itu. Semula dia dan keluarga tak yakin Misno adalah pelaku. Tapi, pendapat mereka berubah setelah tayangan pengakuan ketiga pelaku. "Ibunya sempat shock," ujar Sukarto dalam telewicara dengan reporter SCTV Indy Rahmawati di Jakarta, Kamis (17/11).

Menurut Sukarto, keluarganya hanya bisa pasrah melihat perbuatan anak kandungnya. Mereka tak pernah mengira Misno akan menjadi pelaku bom bunuh diri. Selama ini, Misno yang suka merantau tak pernah bercerita atau menunjukkan perilaku yang aneh.

Misno, masih menurut Sukarto,  merantau ke Jakarta bekerja sebagai buruh bangunan. Sikapnya biasa-biasa saja. Misno juga tak pernah membahas masalah agama secara berlebihan. "Memang [dia] sedang belajar mengaji," ujar Sukarto yang terakhir bertemu anaknya 14 Agustus silam.

Video rekaman pernyataan tiga pelaku Bom Bali Kedua sebelum menjalankan misi bom bunuh diri sempat diputar di kediaman Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jakarta, kemarin. Rekaman pernyataan ketiga pelaku bom bunuh diri ini ditemukan di persembunyian Noordin M. Top di Semarang, Jawa Tengah, pekan silam.

Dalam rekaman yang berdurasi kurang lebih 15 menit ini, satu per satu pelaku menyampaikan pesan. Umumnya mereka meminta maaf pada keluarga untuk menjalankan misi suci [].(ORS/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya