Ribuan Hektare Tanaman Kopi Diserang Hama

Dalam setahun, jumlah total produksi kopi Indonesia tinggal 550 ton per hektare. Ribuan hektare tanaman kopi di Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi terserang hama parasit.

oleh Liputan6Diterbitkan 08 April 2001, 20:35 WIB
Liputan6.com, Jember: Petani kopi di Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi terancam gagal panen. Pasalnya, ribuan hektare tanaman kopi di tiga daerah tersebut terserang hama parasit, jenis jasad renik berupa nematoda (cacing supermikron). Cacing jenis pratylenchus coffee dan radopholus similis ini membuat tanaman kopi yang tengah berbunga menjadi layu dan hangus seperti terbakar.

Menurut Kepala Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember Zaenuddin, serangan hama tersebut membuat produksi kopi turun hingga 50 persen. Kondisi ini membuat produksi total secara nasional tinggal 550 ton per hektare setiap tahun. Penurunan produksi menjadikan Indonesia sebagai penghasil kopi robusta kedua setelah Vietnam.

Sekarang ini, kata Zaenuddin, Puslit Kopi dan Kakao Jember tengah menguji pengganti tanaman kopi yang rusak. Dengan penemuan dua jenis kopi robusta hasil rekayasa yang tahan nematoda, serangan hama diharapkan dapat ditanggulangi. Sebab, upaya mengendalikan hama hanya bisa dilakukan dengan mengganti tanaman kopi secara keseluruhan. "Namun untuk mengembalikan posisi Indonesia sebagai penghasil kopi robusta nomor satu di dunia, memerlukan waktu yang cukup lama," kata Zaenuddin.(ULF/Hasan Sentot dan Christanto)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya