Liputan6.com, Jakarta: Penyakit stroke bukan hanya menyerang kalangan usia lanjut, golongan muda berusia sekitar 30 tahun pun mulai terjangkiti. Pasalnya, banyak orang muda yang stres dalam menjalani kehidupan. Bahkan, diperkirakan jumlah penderita mencapai angka 1,1 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Demikian diungkapkan neurolog dokter Wid Patria di Jakarta, baru-baru ini.
Menurut Wid, hasil penelitian mengungkapkan bahwa orang muda yang terkena penyakit itu disebabkan penyakit sebelumnya. Misalnya, penyakit gangguan jantung, tekanan darah tinggi, dan infeksi otak. Selanjutnya, penyakit awal tersebut kambuh ketika penderita mengalami ketegangan hidup sehingga timbul stroke.
Bukti lain, kata Wid, data Rumah Sakit Pusat Pertamina menunjukkan bahwa jumlah penderita stroke meningkat antara 10 hingga 15 persen per tahun. Karena itu, harus mengupayakan pencegahan dini dengan mengetahui sebab-sebab penyakit tersebut.(ANS/Sentot Noerachman dan Anto Susanto)
Menurut Wid, hasil penelitian mengungkapkan bahwa orang muda yang terkena penyakit itu disebabkan penyakit sebelumnya. Misalnya, penyakit gangguan jantung, tekanan darah tinggi, dan infeksi otak. Selanjutnya, penyakit awal tersebut kambuh ketika penderita mengalami ketegangan hidup sehingga timbul stroke.
Bukti lain, kata Wid, data Rumah Sakit Pusat Pertamina menunjukkan bahwa jumlah penderita stroke meningkat antara 10 hingga 15 persen per tahun. Karena itu, harus mengupayakan pencegahan dini dengan mengetahui sebab-sebab penyakit tersebut.(ANS/Sentot Noerachman dan Anto Susanto)