Liputan6.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso membantah ada unsur kesengajaan dalam kebakaran di pusat pertokoan Perusahaan Daerah Pasar Jaya, Blok M, Jakarta Selatan, Senin silam. Meski ada rencana renovasi pasar dan pembangunan hotel di kawasan itu. "Nggak usah dibakar, pasar ini memang akan dibangun, semua sudah tahu," kata Sutiyoso kepada pers di Jakarta, Kamis (1/9). Dia juga menjamin pembangunan kembali Pasar Blok M tidak akan sampai mengorbankan pedagang yang telah memiliki surat izin usaha.
Sementara itu, para pedagang masih menghadapi masalah yang cukup pelik, yakni soal lokasi penampungan. Kemarin, para pedagang korban kebakaran sudah didata ulang untuk rencana relokasi. Padahal, PD Pasar Jaya sama sekali belum menentukan waktu dan lokasi penampungan bagi para pedagang [baca: Penampungan Pedagang Blok M Belum Dibangun].
Kepala Pasar Blok M, Maksum, menyebutkan sampai saat ini pihaknya memang belum menentukan lokasi untuk penampungan sementara para pedagang. &quotTempatnya di mana, saya belum tahu," kata Maksum. Para pedagang di kawasan Blok M akan memprotes PD Pasar Jaya jika menempatkan mereka di sekitar lokasi kebakaran. Pasalnya, jalan-jalan di kawasan itu sudah dipadati pedagang kaki lima. (IAN/Teguh Dwihartono)
Sementara itu, para pedagang masih menghadapi masalah yang cukup pelik, yakni soal lokasi penampungan. Kemarin, para pedagang korban kebakaran sudah didata ulang untuk rencana relokasi. Padahal, PD Pasar Jaya sama sekali belum menentukan waktu dan lokasi penampungan bagi para pedagang [baca: Penampungan Pedagang Blok M Belum Dibangun].
Kepala Pasar Blok M, Maksum, menyebutkan sampai saat ini pihaknya memang belum menentukan lokasi untuk penampungan sementara para pedagang. &quotTempatnya di mana, saya belum tahu," kata Maksum. Para pedagang di kawasan Blok M akan memprotes PD Pasar Jaya jika menempatkan mereka di sekitar lokasi kebakaran. Pasalnya, jalan-jalan di kawasan itu sudah dipadati pedagang kaki lima. (IAN/Teguh Dwihartono)