Liputan6.com, Padang: Helikopter milik Kepolisian Daerah Sumatra Barat yang dilaporkan mengalami kecelakaan Kamis (1/9) sore, diduga jatuh di daerah Taman Hutan Bung Hatta. Demikian perkiraan Tim Search and Rescue (SAR) yang diungkapkan di Padang, Sumbar, hari ini. Taman Bung Hatta berada di wilayah Panorama, sekitar 25 kilometer Kota Padang.
Namun, hingga kini, belum diketahui secara pasti letak bangkai helikopter nahas ini [baca: Helikopter Milik Polda Sumbar Jatuh]. Tim SAR akan membangun posko di sebuah ladang padi yang diperkirakan dekat dengan lokasi jatuhnya pesawat.
Helikopter yang berangkat dari Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Tabing, Sumbar, sekitar pukul 10.00 WIB mengangkut lima penumpang. Dua di antaranya adalah Direktur Reserse Kriminal Polda Sumbar Komisaris Besar Polisi Hardison Harmaini dan Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Sumbar Komisaris Besar Polisi Bambang Irawan.
Rencananya pesawat akan terbang menuju Pasar Padang Aru yang terbakar kemarin malam. Petugas Bandar Udara Tabing melakukan kontak terakhir dengan pilot helikopter pada pukul 15.20 WIB. Setelah itu, komunikasi terputus dan keberadaan helikopter itu tidak lagi diketahui.(IAN/Deni Risman)
Namun, hingga kini, belum diketahui secara pasti letak bangkai helikopter nahas ini [baca: Helikopter Milik Polda Sumbar Jatuh]. Tim SAR akan membangun posko di sebuah ladang padi yang diperkirakan dekat dengan lokasi jatuhnya pesawat.
Helikopter yang berangkat dari Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Tabing, Sumbar, sekitar pukul 10.00 WIB mengangkut lima penumpang. Dua di antaranya adalah Direktur Reserse Kriminal Polda Sumbar Komisaris Besar Polisi Hardison Harmaini dan Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Sumbar Komisaris Besar Polisi Bambang Irawan.
Rencananya pesawat akan terbang menuju Pasar Padang Aru yang terbakar kemarin malam. Petugas Bandar Udara Tabing melakukan kontak terakhir dengan pilot helikopter pada pukul 15.20 WIB. Setelah itu, komunikasi terputus dan keberadaan helikopter itu tidak lagi diketahui.(IAN/Deni Risman)