Korban Tewas Kecelakaan Bus di Baturaja Timur Bertambah

Korban tewas terakhir sebelumnya terluka parah, bahkan tak pernah sadarkan diri semenjak masuk Rumah Sakit Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumsel. Polisi masih memburu sopir Bus PMH yang kabur.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 Agustus 2005, 19:05 WIB
Liputan6.com, Ogan Komering Ulu: Korban tewas akibat tabrakan bus dengan kereta api batu bara di kilometer enam Kemelak, Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan bertambah satu menjadi sepuluh orang. Sedangkan 36 korban lainnya masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Baturaja.

Korban tewas terakhir sebelumnya terluka parah. Kondisinya kritis dan semenjak masuk RSUD Baturaja tak pernah sadarkan diri. Sementara, sampai berita ini disusun, pihak rumah sakit baru bisa mengidentifikasi lima dari 10 korban tewas. Mereka adalah Tingkos Silaban, Husein Manalu, Hendry Manurung, Boru Sitompul, dan Asrina Situmorang.

Tabrakan maut terjadi ketika Bus PMH jurusan Medan-Jakarta yang sarat penumpang menerobos lintasan kereta api tanpa palang pintu di Persimpangan Kemelak. Bus terseret hingga beberapa meter setelah dihantam kereta api pengangkut batu bara. Polisi kini masih memburu Utal, sopir Bus PMH yang kabur [baca: Sembilan Orang Tewas Terseret Kereta Api].(ICH/Ajmal Rokian)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya