Liputan6.com, Makassar: Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 34 Makassar, Sulawesi Selatan mogok belajar, Selasa (9/8). Mereka menolak pemutasian kepala sekolah mereka, Munir. Para murid mengancam akan berunjuk rasa sampai Dinas Pendidikan Makassar membatalkan putusan itu. Adapun Munir menyatakan tunduk pada keputusan Dinas Pendidikan Makassar.
Para murid, mulai dari kelas satu sampai kelas tiga tidak rela Munir dipindahkan. Menurut mereka sang kepala sekolah telah banyak memberi bantuan pada siswa, di antaranya membebaskan biaya bagi mereka yang kurang mampu. Di bawah kepemimpinan Munir sarana belajar pun makin lengkap.
Aksi protes tak hanya diwarnai tangisan dan orasi. Mereka juga memblokade dan menyegel pintu gerbang sekolah. Bahkan, sebagian siswa membakar ban bekas dan beberapa perlengkapan belajar seperti meja dan kursi.(JUM/Iwan Taruna dan Muhammad Takbir)
Para murid, mulai dari kelas satu sampai kelas tiga tidak rela Munir dipindahkan. Menurut mereka sang kepala sekolah telah banyak memberi bantuan pada siswa, di antaranya membebaskan biaya bagi mereka yang kurang mampu. Di bawah kepemimpinan Munir sarana belajar pun makin lengkap.
Aksi protes tak hanya diwarnai tangisan dan orasi. Mereka juga memblokade dan menyegel pintu gerbang sekolah. Bahkan, sebagian siswa membakar ban bekas dan beberapa perlengkapan belajar seperti meja dan kursi.(JUM/Iwan Taruna dan Muhammad Takbir)