Liputan6.com, Lebak: Sekitar 56 bayi dan anak di Desa Sangiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, terserang penyakit campak, baru-baru ini. Penyakit ini menyebar cepat di Desa Sangiang karena sebagian besar bayi tidak diimunisasi campak.
Kondisi bayi dan anak yang kurang gizi di desa tertinggal ini semakin memperparah penularan campak. Warga menduga, awalnya virus campak tertular kepada seorang anak yang pulang dari Pasarminggu, Jakarta Selatan. Virus menular dengan cepat dalam tiga hari terakhir.
Untuk mencegah penularan penyakit, puluhan bayi dan anak diobati di pusat kesehatan masyarakat setempat. Pihak puskesmas juga menggalakkan imunisasi kepada bayi usia di bawah lima tahun yang belum mendapat vaksin campak.(TNA/Agus Faisal Karim dan Taufik Muharam)
Kondisi bayi dan anak yang kurang gizi di desa tertinggal ini semakin memperparah penularan campak. Warga menduga, awalnya virus campak tertular kepada seorang anak yang pulang dari Pasarminggu, Jakarta Selatan. Virus menular dengan cepat dalam tiga hari terakhir.
Untuk mencegah penularan penyakit, puluhan bayi dan anak diobati di pusat kesehatan masyarakat setempat. Pihak puskesmas juga menggalakkan imunisasi kepada bayi usia di bawah lima tahun yang belum mendapat vaksin campak.(TNA/Agus Faisal Karim dan Taufik Muharam)