Liputan6.com, London: Musisi jazz legendaris James Brown tampil menghibur penggemarnya di London, Inggris, baru-baru ini. Penampilan musisi kulit hitam berjuluk "The Godfather of Soul" ini adalah konser pendahuluan dalam rangkaian konser amal yang bertajuk Live8, pekan depan.
Penyanyi yang kini berusia 72 tahun itu tetap tampil energik seperti pada masa jayanya. Dia mampu memuaskan kerinduan para pencinta jazz di London. Sejumlah nomor hit dibawakan dengan apik oleh Brown. Di antaranya Get Up I Feel Like Being a Sex Machine dan I Feel Good.
Brown yang malang melintang selama lebih dari tiga dasawarsa di blantika musik dunia mengklaim dirinya sebagai "pekerja terkeras" di bisnis hiburan. Gaya energiknya di panggung pun menjadi inspirasi bagi sejumlah musisi dunia seperti Michael Jackson, Usher, hingga Alicia Keys.
Usai tampil di negara Ratu Elizabeth II, pekan depan sang legenda hidup musik jazz itu akan menghibur penggemarnya di Edinburgh, Skotlandia dalam rangkaian konser amal Live8. Penerima Lifetime Achievement Award pada Grammy Awards ke-34 (1992) ini mengatakan, partisipasinya dalam Live8 adalah ungkapan kepeduliannya bagi korban bencana kelaparan di Afrika.(JUM/Nlg)
Penyanyi yang kini berusia 72 tahun itu tetap tampil energik seperti pada masa jayanya. Dia mampu memuaskan kerinduan para pencinta jazz di London. Sejumlah nomor hit dibawakan dengan apik oleh Brown. Di antaranya Get Up I Feel Like Being a Sex Machine dan I Feel Good.
Brown yang malang melintang selama lebih dari tiga dasawarsa di blantika musik dunia mengklaim dirinya sebagai "pekerja terkeras" di bisnis hiburan. Gaya energiknya di panggung pun menjadi inspirasi bagi sejumlah musisi dunia seperti Michael Jackson, Usher, hingga Alicia Keys.
Usai tampil di negara Ratu Elizabeth II, pekan depan sang legenda hidup musik jazz itu akan menghibur penggemarnya di Edinburgh, Skotlandia dalam rangkaian konser amal Live8. Penerima Lifetime Achievement Award pada Grammy Awards ke-34 (1992) ini mengatakan, partisipasinya dalam Live8 adalah ungkapan kepeduliannya bagi korban bencana kelaparan di Afrika.(JUM/Nlg)