Liputan6.com, Jakarta: Nia Ayu Lestari, salah satu bayi kembar siam yang berhasil dipisahkan tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat, meninggal dunia, Jumat (17/6) pagi. Seusai menjalani operasi pemisahan Sabtu pekan silam, kondisi Nia memang lebih lemah ketimbang saudara kembarnya, Mia Ayu Lestari. Ini mengingat adanya kelainan pada jantungnya [baca: Nia Masih Kritis].
Kondisi Nia atau disebut bayi Nurlela II ini memburuk sejak pukul 02.00 WIB. Tim dokter mulai kewalahan menangani Nia sekitar pukul 05.00 WIB. Akhirnya Nia mengembuskan napas terakhir tepat pada pukul 09.06 WIB. Sejauh ini tim dokter yang merawat bayi tersebut belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kematian Nia. Pihak rumah sakit pun belum mengizinkan wartawan mengambil gambar jenazah Nia. Yang terang, jasad Nia akan dimakamkan di Bogor, Jawa Barat, petang nanti.
Menurut ibu Nia, Nurlela, anaknya memang menderita kebocoran jantung serta pembuluh darah. Akibatnya terjadi percampuran darah bersih dengan darah kotor. Padahal setelah berhasil dipisahkan, kedua bayi itu memang dipersiapkan untuk menjalani operasi kedua. Operasi lanjutan ini terutama untuk menutup seluruh rongga tersisa akibat operasi pertama [baca: Kondisi Mia-Nia Membaik].
Kabar terbaru menyebutkan, kondisi Mia Ayu Lestari--saudara kembar Nia yang selama ini disebut bayi Nurlela I--dalam keadaan kritis. Menurut dokter Hari Purnomo yang menanganinya, saluran pencernaan Mia mengalami infeksi. Saat ini tim dokter sudah menutup luka bekas operasi terdahulu dengan menggunakan kulit milik saudara kembarnya, Nia, yang telah meninggal dunia itu.(ZIZ/Polmart Aritonang dan Hengki Rahman)
Kondisi Nia atau disebut bayi Nurlela II ini memburuk sejak pukul 02.00 WIB. Tim dokter mulai kewalahan menangani Nia sekitar pukul 05.00 WIB. Akhirnya Nia mengembuskan napas terakhir tepat pada pukul 09.06 WIB. Sejauh ini tim dokter yang merawat bayi tersebut belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kematian Nia. Pihak rumah sakit pun belum mengizinkan wartawan mengambil gambar jenazah Nia. Yang terang, jasad Nia akan dimakamkan di Bogor, Jawa Barat, petang nanti.
Menurut ibu Nia, Nurlela, anaknya memang menderita kebocoran jantung serta pembuluh darah. Akibatnya terjadi percampuran darah bersih dengan darah kotor. Padahal setelah berhasil dipisahkan, kedua bayi itu memang dipersiapkan untuk menjalani operasi kedua. Operasi lanjutan ini terutama untuk menutup seluruh rongga tersisa akibat operasi pertama [baca: Kondisi Mia-Nia Membaik].
Kabar terbaru menyebutkan, kondisi Mia Ayu Lestari--saudara kembar Nia yang selama ini disebut bayi Nurlela I--dalam keadaan kritis. Menurut dokter Hari Purnomo yang menanganinya, saluran pencernaan Mia mengalami infeksi. Saat ini tim dokter sudah menutup luka bekas operasi terdahulu dengan menggunakan kulit milik saudara kembarnya, Nia, yang telah meninggal dunia itu.(ZIZ/Polmart Aritonang dan Hengki Rahman)