Ponpes Baitul Taubah Dibongkar

Pengurus Ponpes Baitul Taubah mengerahkan 50 buruh bangunan untuk membongkar bangunan ponpes yang telah meresahkan warga tersebut. Pembongkaran dijaga polisi karena warga akan ikut menghancurkan ponpes.

oleh Liputan6Diterbitkan 02 Juni 2005, 20:51 WIB
Liputan6.com, Probolinggo: Pengurus Pondok Pesantren Baitul Taubah membongkar ponpes yang berdiri di lahan setengah hektare di Kecamatan Besuk, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (2/6). Pembongkaran ini dilakukan menyusul ancaman warga yang akan menghancurkan ponpes pimpinan Muhammad Ardi Hussein tersebut. Jajaran Kepolisian Resor Probolinggo juga terlihat mengawal pembongkaran tujuh bangunan ponpes.

Pembongkaran ponpes yang menerbitkan buku kontroversial Menembus Gelap Menuju Terang 2 ini dilakukan oleh 50 pekerja bangunan yang dikontrak pengurus pesantren. Langkah ini dilakukan untuk mencegah warga yang telah marah dengan ponpes tersebut. Pasalnya, dalam buku yang ditulis Ardi Hussein tersebut terdapat sejumlah ajaran yang melenceng dari ajaran agama Islam. Di antaranya, ada rasul lain selain Muhammad SAW dan seorang pembantu halal untuk disetubuhi [baca: Pengurus Ponpes Baitul Taubah Menjadi Tersangka].(YAN/Dandy Arigafur)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya