Liputan6.com, Jakarta: Suasana duka masih terasa kental di kediaman orang tua Taufik Afriandi di Rukun Tetangga 05/07, Kelurahan Kramatjati, Jakarta Timur, Ahad (22/5). Ibu korban, Heni Listiani, masih tak percaya jika putra keduanya meninggal dalam balapan liar di kawasan Condet, Jaktim, malam Minggu kemarin [baca: Mobil Menabrak Tiang Listrik, Dua Tewas].
Kepergian korban menorehkan luka mendalam bagi Heni dan anggota keluarga lainnya. Perempuan ini tak percaya jika anaknya meninggal di jalanan. Apalagi, selama ini, Taufik dikenal sebagai anak yang penurut dan penyayang. Diiringi derai air mata Heni, jenazah korban dikubur di Tempat Pemakaman Umum Kebon Pala, Jaktim. "Saya masih nyesel," kata Heni di sela-sela prosesi pemakaman Taufik.
Trek-trekan di kawasan Condet memang berlangsung hampir tiap Sabtu malam. Tak sedikit korban jiwa melayang dalam balapan liar anak muda Ibu Kota ini. Terakhir, Taufik. Pria berumur 19 tahun itu terguling bersama sepeda motor yang dia kendarai dan terseret hingga 20 meter. Taufik tewas di tempat. Namun, sejumlah kalangan sangsi jika kematian ini adalah yang terakhir. Sebab, buat sebagian orang, balapan liar sudah telanjur menjadi simbol kejantanan para remaja di Tanah Air.(YAN/Grace Natalie dan Dwie Guntoro)
Kepergian korban menorehkan luka mendalam bagi Heni dan anggota keluarga lainnya. Perempuan ini tak percaya jika anaknya meninggal di jalanan. Apalagi, selama ini, Taufik dikenal sebagai anak yang penurut dan penyayang. Diiringi derai air mata Heni, jenazah korban dikubur di Tempat Pemakaman Umum Kebon Pala, Jaktim. "Saya masih nyesel," kata Heni di sela-sela prosesi pemakaman Taufik.
Trek-trekan di kawasan Condet memang berlangsung hampir tiap Sabtu malam. Tak sedikit korban jiwa melayang dalam balapan liar anak muda Ibu Kota ini. Terakhir, Taufik. Pria berumur 19 tahun itu terguling bersama sepeda motor yang dia kendarai dan terseret hingga 20 meter. Taufik tewas di tempat. Namun, sejumlah kalangan sangsi jika kematian ini adalah yang terakhir. Sebab, buat sebagian orang, balapan liar sudah telanjur menjadi simbol kejantanan para remaja di Tanah Air.(YAN/Grace Natalie dan Dwie Guntoro)