Liputan6.com, Lampung Selatan: Tim penyelamat telah menarik seluruh gerbong penumpang Kereta Api Fajar Utama yang bertabrakan dengan kereta pengangkut batu bara rangkaian panjang (babaranjang) di Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis kemarin. Sementara tiga gerbong KA babaranjang dan lokomotif KA Fajar Utama hingga Jumat (20/5) pagi, masih diupayakan diangkut dari lintasan. Evakuasi seluruh gerbong babaranjang ditargetkan paling lambat pukul 18.00 WIB nanti.
Tabrakan yang melumpuhkan jalur Palembang-Lampung atau sebaliknya itu terjadi di lintasan Gelanggang Olahraga Persada, Rajabasa, sekitar pukul 18.00 WIB. Tim penyelamat berusaha mengevakuasi secepat mungkin mengingat lokasi kecelakaan adalah jalur lalu lintas kereta batu bara untuk suplai Pembangkit Listrik Tenaga Uap Suralaya, Cilegon, Banten, yang memproduksi listrik untuk Pulau Jawa dan Bali [baca: Ratusan Penumpang KA di Lampung Telantar].(YAN/Bisrie Merduani dan Asep Saefulloh)
Tabrakan yang melumpuhkan jalur Palembang-Lampung atau sebaliknya itu terjadi di lintasan Gelanggang Olahraga Persada, Rajabasa, sekitar pukul 18.00 WIB. Tim penyelamat berusaha mengevakuasi secepat mungkin mengingat lokasi kecelakaan adalah jalur lalu lintas kereta batu bara untuk suplai Pembangkit Listrik Tenaga Uap Suralaya, Cilegon, Banten, yang memproduksi listrik untuk Pulau Jawa dan Bali [baca: Ratusan Penumpang KA di Lampung Telantar].(YAN/Bisrie Merduani dan Asep Saefulloh)