Warga Irak Memprotes Operasi Militer AS

Warga Kota Qaim, Irak, memprotes pasukan militer AS karena operasi besar-besaran terhadap para gerilyawan turut mencederai warga sipil, menghancurkan sebuah masjid, dan merusakkan bangunan warga.

oleh Liputan6Diterbitkan 14 Mei 2005, 06:17 WIB
Liputan6.com, Qaim: Sejumlah warga Kota Qaim, dekat perbatasan Irak dan Suriah, Jumat (13/5), memprotes operasi militer yang digelar Amerika Serikat pada pekan silam. Menurut mereka, serangan besar-besaran AS terhadap para gerilyawan turut menghancurkan sebuah masjid di pinggrian Kota Qaim dan beberapa rumah warga di dalam Kota Qaim. Mereka juga mengklaim sejumlah warga sipil terluka.

Kantor berita Reuters mengatakan, belum ada konfirmasi dari pihak AS soal perusakan masjid dalam operasi itu. Pasukan AS menggelar serangan besar-besaran di gurun sebelah utara Qaim yang diyakini sebagai pangkalan kunci para gerilyawan asing yang masuk ke Irak dari Suriah. Lebih dari 1.000 serdadu AS dikerahkan dalam aksi dengan sandi Operasi Matador, Sabtu silam. Sejauh ini, mereka mengklaim telah membunuh 100 gerilyawan walau beberapa marinirnya juga tewas [baca: Kelompok Bersenjata Irak Menculik Gubernur Anbar].(DNP/Uri)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya