Kutacane Masih Rawan Longsor

Terdapat beberapa titik rawan longsor di Desa Jongar dan Lawe Gerger, Kutacane, Aceh Tenggara, NAD. Walhi Aceh menuding penggundulan hutan di kawasan Gunung Perkison penyebab banjir bandang.

oleh Liputan6Diterbitkan 01 Mei 2005, 19:40 WIB
Liputan6.com, Kutacane: Di Desa Jongar dan Lawe Gerger, Kutacane, Aceh Tenggara, Nanggroe Aceh Darussalam, masih terdapat beberapa titik rawan longsor akibat erosi dan hutan gundul. Demikian hasil pantauan SCTV di lapangan, baru-baru ini.

Banjir bandang akibat erosi diduga berasal dari hutan gundul di kawasan Gunung Perkison, sekitar Bukit Bulat, Desa Jonggar dan Lawe Gerger, Kutacane. Lembaga swadaya masyarakat Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh menuding keberadaan sejumlah kilang kayu menjadi penyebab banjir bandang di Aceh Tenggara.

Menurut Walhi Aceh, ada 12 penggergajian kayu yang dikuasai para cukong dan pejabat setempat yang hingga kini masih beroperasi aktif di daerah itu. April silam, Bupati Aceh Tenggara Armen Desky membantah tudingan penggundulan hutan lindung di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser itu [baca: Walhi: Pembalakan Liar Penyebab Banjir di Kutacane].(DNP/ Cuk Ardianto dan Mukhtaruddin Yakob)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya