Sukses

Informasi Profil

  • NamaBlur
  • Tahun aktif1988-2003, 2008-sekarang
  • AliranAlternative Rock, Britpop
  • PersonelDamon Albarn, Graham Coxon, Alex James, Dave Rowntree

Diskografi

  • Leisure(1991)
  • Modern Life Is Rubbish(1993)
  • Parklife(1994)
  • The Great Escape(1995)
  • Blur(1997)
  • 13(1999)
  • Think Tank(2003)
  • The Magic Whip(2015)

Blur merupakan grup band rock asal London, Inggris. Band yang terdiri dari Damon Albarn, Graham Coxon, Alex James, dan Dave Rowntree ini sudah menelurkan delapan buah album. Blur juga sudah mengantongi sebanyak 41 penghargaan dari berbagai macam ajang penghargaan untuk kategori Album Terbaik dan Band Rock Terbaik.

Damon Albarn dan Graham Coxon merupakan teman masa kecil yang bertemu dengan Alex James di kampusnya. Damon saat itu sudah memiliki band bernama Circus yang kemudian menjadi cikal bakal Blur. Sebelum bernama Blur, Damon Albarn dan lainnya sempat mengganti nama Circus menjadi Seymour, diambil dari salah satu karya penulis J.D. Salinger. Saat memulai untuk rekaman, label mereka kurang setuju dengan nama Seymour dan meminta untuk menggantinya, yang kemudian menjadi Blur.

Debut album mereka, Leisure, dinilai memiliki aroma alternative rock dan shoegaze. Di album selanjutnya, Blur terinspirasi oleh The Beatles dan The Kinks, mengukuhkan mereka menjadi sebuah band britpop yang bersanding dengan rivalnya, Oasis.

Tahun 2002, saat proses pengerjaan albumnya, Graham Coxon memutuskan untuk meninggalkan Blur. Album yang rilis tahun 2003 dengan tajuk Think Tank yang diisi dengan musik elektronik dan line gitar yang simple, juga beberapa instrumen untuk menggantikan Coxon. Album tersebut masuk ke dalam nominasi sebagai Album Terbaik dalam perhelatan Brit Awards tahun 2004. Setelah merilis Think Tank, band yang populer lewat single Song 2 dan Coffee and Tv ini memilih untuk vakum. Tahun 2008, mereka kembali reuni dengan formasi lengkap dan merilis album The Magic Whip pada tahun 2015. Sebuah album yang terinspirasi dari kota Hong Kong.

Alasan Blur Selalu Bawakan Song 2 saat Manggung

Nama besar ternyata tidak selalu jadi jaminan akan eksistensi sebuah band di panggung hiburan.

Band asal Inggris, Blur misalnya, diakui sang drummer, Dave Rowntree, mereka kerapkali terancam tidak diundang manggung di festival musik jika menolak membawakan lagu Song 2 yang diketahui merupakan salah satu single paling mainstream milik mereka.

"Kau tahu, kalau kita tidak memainkan lagu Song 2, kita tak akan pernah diundang untuk main di festival-festival musik lagi," tuturnya kepada laman NME, Kamis (23/7/2015).

Tak Tertarik jadi Band Terbesar di Dunia

Salah satu band terbesar asal Inggris, Blur mengaku tak pernah berpikir bisa sesukses ini.

Blur, yang baru saja meluncurkan album terbarunya, The Magic Whip, merasa jika apa yang mereka lakukan selama ini hanyalah menyalurkan naluri bermusik mereka. Karena itu, band yang berdiri di tahun 1988 ini tidak pernah merasa tertekan dengan kehadiran para pendatang baru.

"Kami selalu mencoba mempertahankan hubungan kami. Dan aku tak pernah berpikir kalau kami termotivasi menjadi band terbesar di dunia," ucap sang vokalis, Damon seperti dikutip dari laman Female First, Senin (21/9/2015).