Belasan Saksi Ledakan Granat Ambon Diperiksa

Satu dari 12 saksi pelemparan granat di sebuah angkutan kota di kawasan Batumerah, Ambon, Maluku, kemungkinan menjadi tersangka. Dari 17 korban luka, tinggal enam yang masih dirawat di dua RS berbeda.

oleh Liputan6Diterbitkan 22 Maret 2005, 18:00 WIB
Liputan6.com, Ambon: Kepolisian Resor Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease memeriksa 12 saksi kasus pelemparan granat di sebuah angkutan kota (angkot) di kawasan Ambon, Maluku, tadi malam. Satu di antaranya berada di Markas Kepolisian Daerah Maluku, di Ambon, Selasa (22/3), dan kemungkinan menjadi tersangka.

Sopir angkot mengatakan, mobil yang dikendarainya dihadang dua orang berkendaraan sepeda motor. Seorang di antaranya melempar granat ke dalam mobil, kemudian melarikan diri. Ledakan ini melukai 17 orang. Ke-12 korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, empat orang ke RS Al Fatah, dan seorang dirawat di RS Al Mukadam. Pagi ini, tinggal empat korban yang dirawat di RS Al Fatah dan dua pasien di RS Bayangkara [baca: Ambon Relatif Aman].(TNA/Sahlan Heluth)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya