Liputan6.com, Lamongan: Ribuan orang mendatangi rumah Nur Hasan Yoga di Desa Ngelebur, Kecamatan Kedungpring, Lamongan, Jawa Timur, Senin (17/1). Mereka melampiaskan kemarahan dengan merusak rumah Nur Hasan karena membunuh Muhammad Arifin, rekan bisnisnya.
Beberapa personil Kepolisian Resor Lamongan yang berada di lokasi tak mampu menahan tindakan anarkis warga. Dengan penuh emosi, massa menghancurkan kaca-kaca jendela dan mengobrak-abrik perabot rumah. Tak hanya itu, mereka yang kebanyakan tetangga pelaku pun merusak fisik bangunan rumah.
Aksi massa dipicu pembunuhan Arifin, warga Desa Sungai Lebak, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. Massa sangat geram begitu mengetahui jasad Arifin dikubur di belakang rumah. Pembunuhan dilakukan karena tersangka ingin menguasai hasil penjualan emas yang dijalani dengan korban. Selain Arifin, Nur Hasan juga mengaku menghabisi dua rekan bisnis lainnya [baca: Pengusaha Emas Membunuh Rekan Bisnis].(Tim Liputan 6 SCTV)
Beberapa personil Kepolisian Resor Lamongan yang berada di lokasi tak mampu menahan tindakan anarkis warga. Dengan penuh emosi, massa menghancurkan kaca-kaca jendela dan mengobrak-abrik perabot rumah. Tak hanya itu, mereka yang kebanyakan tetangga pelaku pun merusak fisik bangunan rumah.
Aksi massa dipicu pembunuhan Arifin, warga Desa Sungai Lebak, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. Massa sangat geram begitu mengetahui jasad Arifin dikubur di belakang rumah. Pembunuhan dilakukan karena tersangka ingin menguasai hasil penjualan emas yang dijalani dengan korban. Selain Arifin, Nur Hasan juga mengaku menghabisi dua rekan bisnis lainnya [baca: Pengusaha Emas Membunuh Rekan Bisnis].(Tim Liputan 6 SCTV)