Bulog Lhokseumawe Menggelar Operasi Pasar

Pasca-Tsunami di Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam, harga sejumlah bahan pokok merangkak naik. Mengantisipasi kenaikan harga itu, Bulog Lhokseumawe melakukan operasi pasar.

oleh Liputan6Diterbitkan 11 Januari 2005, 14:34 WIB
Liputan6.com, Lhokseumawe: Pascagempa bumi dan Tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam, harga sejumlah bahan pokok naik, khususnya di kawasan Lhokseumawe. Kenaikan harga disebabkan stok barang yang kurang. Melonjaknya harga juga lantaran banyak pedagang yang lebih suka berdagang di Banda Aceh. Saat ini, di Lhokseumawe, harga beras mencapai Rp 4.000 per kilogram. Sedangkan harga gula pasir Rp 8.000 per kilogram.

Menanggapi situasi itu, belum lama berselang, Badan Urusan Logistik Lhokseumawe menggelar operasi pasar. Pasokan beras di pasar ditambah. Beras Bulog yang dijual pada pedagang sebesar Rp 2.900 per kilogram hanya dizinkan dijual kembali Rp 3.000. Pedagang juga cuma memperoleh keuntungan Rp 100 per kg.

Bulog telah menjamin pasokan kebutuhan beras di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatra Utara. Bulog akan menyalurkan lebih dari 1.200 ton beras ke Aceh dan Sumut. Suplai akan menambah stok beras yang mencapai hampir 70 ribu ton untuk empat bulan mendatang [baca: Bulog Menjamin Pasokan Beras ke Aceh dan Sumut ].(MAK/Mohammad Nasir dan Muhamadan)

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya