Nyamannya Tidur di Atas &quotPangkuan Wanita"

Gara-gara sering tidak bisa berbaring santai di atas pangkuan istrinya, Makoto Igarashi menciptakan bantal berbentuk pangkuan wanita. Bantal bernama Hizamakura itu kini dijual seharga 9.000 yen.

oleh Liputan6Diterbitkan 17 Desember 2004, 02:08 WIB
Liputan6.com, Tokyo: Berbaring di atas pangkuan hangat seorang wanita konon bisa melemaskan otot-otot yang tegang setelah beraktivitas sehari penuh. Namun, para pria terutama yang sudah berkeluarga kadang kecele karena pangkuan yang diinginkan tak tersedia lantaran sang istri sibuk bekerja. Imbasnya, tak jarang para suami mencari pangkuan lain yang tersedia kapan saja.

Namun kini, kenyamanan itu bisa datang dengan berleha-leha di atas bantal berbentuk pangkuan wanita ciptaan Makoto Igarashi warga Tokyo, Jepang. Bantal yang diberi nama Hizamakura itu dibuat setelah Igarashi kerap kecewa tak bisa berbaring santai di atas pangkuan istrinya. Itu karena sang istri sibuk melakukan pekerjaan rumah tangga.

Pria ini kemudian membuat penggantinya dalam bentuk bantal yang didesain serealistis mungkin. Igarashi bahkan menggunakan model wanita untuk mendesain ciptaannya. Ia juga merancang agar bantal tersebut dapat berganti rok sesuai keinginan pemiliknya.

Usaha yang dilakukan Igarashi tampaknya berbuah manis. Selain bisa merasakan kenyamanan berbaring di atas pangkuan wanita, Igarashi mengeruk keuntungan karena bantal tersebut ternyata diminati pria-pria Jepang lain. Kini Hizamakura yang diproduksi Trane KK berada dalam daftar lima benda terlaris di toko mainan terbesar di Tokyo. Sejak dipasarkan awal bulan ini, bantal yang ditawarkan dengan harga 9.000 yen atau kurang lebih Rp 800 ribu itu telah terjual lebih dari 3.000 buah.(TOZ/Pin)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya