Obat Terbaru Pencegah Kanker Payudara Ditemukan

Tim medis dari San Antonio, AS menemukan metode ATAC untuk mencegah kambuhnya serangan kanker payudara. Dalam metode itu, dapat memberi harapan baru bagi wanita agar bisa terbebas dari kanker payudara.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 Desember 2004, 06:17 WIB
Liputan6.com, San Antonio: Setelah melalui perjalanan panjang, uji coba metode ATAC yakni Arimidex, Tamoxifen, Alone or In Combination atau penggunaan obat arimidex dan tamoxifen, baik secara tunggal atau kombinasi dari keduanya kini telah memasuki tahap akhir dan terbilang sukses. Tim medis San Antonio, Amerika Serikat, baru-baru ini, meyakini hasil uji itu memberi harapan baru bagi wanita untuk terbebas dari kanker payudara.

Dalam uji cobanya, tim medis AS menggunakan wanita menopause yang didiagnosa menderita kanker payudara stadium dini. Dan, penemuan metode ATAC menunjukkan untuk pertama kalinya dalam 30 tahun terakhir ditemukan obat yang mujarab untuk mencegah kambuhnya serangan kanker payudara. Obat ini juga dapat mengurangi efek samping pada obat tamoxifen yang selama ini dianggap sebagai obat terbaik dalam mencegah kanker payudara.

Dari uji coba ATAC, anastrozole ternyata 26 persen lebih baik dalam mencegah kembalinya sel-sel kanker ketimbang tamoxifen. Anastrozole juga dapat mengurangi risiko tumbuhnya sel kanker pada organ tubuh lainnya. Selain itu, anastrozole secara signifikan dapat memperkecil kemungkinan serangan stroke, kanker endometrial, dan kanker trombosis. Berkurangnya sel kanker pada payudara dan organ lainnya, harapan hidup penderita semakin besar.

Meski demikian, anastrozole juga memiliki efek samping. Sebagian wanita yang mengikuti uji coba dengan obat ini mengalami sakit persendian. Hal ini bisa membuat tulang rapuh dan patah. Namun sebagian pakar menganggap efek samping itu jauh lebih ringan daripada tamoxifen.

Temuan tim medis San Antonio itu jelas menggembirakan. Apalagi sebelumnya, tepatnya awal Maret silam, para peneliti kanker di Rumah Sakit Charing Cross, London, juga menemukan penggunaan obat exemestane yang dapat menurunkan risiko kambuh penyakit kanker payudara. Obat ini diberikan setelah pasien menjalani perawatan dengan obat tamoxifen selama dua hingga tiga tahun. Hasil temuan itu menyebutkan exemestane mampu menurunkan peluang tumbuhnya tumor baru hingga 32 persen. Bahkan mampu menekan peluang munculnya penyakit kanker lainnya [baca: Obat Terbaru Antikanker Payudara].(JUM/Ijx)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya