Liputan6.com, Jakarta: Pemerintah memutuskan 1 Ramadan 1425 Hijriah jatuh pada Jumat, 15 Oktober 2004. Keputusan ditetapkan dalam sidang Isbat di Kantor Departemen Agama yang dipimpin Menteri Agama Said Agil Husin al Munawar, Kamis (14/10) sekitar pukul 19.30 WIB. Ikut terlibat dalam sidang sejumlah organisasi Islam dan duta besar negara sahabat [baca: Awal Ramadan Diumumkan Malam Ini].
Said mengatakan, ada tiga orang yang melihat langsung hilal (bulan yang terbit pada 1 Ramadan) pada petang tadi. Mereka masing-masing Mohammad Ladif, Ilham, dan Husni. Ketiganya melihat hilal dari Masjid Al-Husaina, Kampung Baru, Cakung, Jakarta Timur. Ketiganya sudah disumpah di Pengadilan Agama Cakung.
Menurut Said, keputusan ini sangat menyejukkan. Bahkan dia berani bertanggung jawab dunia akhirat atas keputusan itu. Ketetapan juga sudah dikukuhkan dalam Keputusan Menag Nomor 411/2004. "Insya Allah, besok, kita bisa puasa," kata Said.
Usai mengumumkan keputusan itu, Said langsung memimpin salat Tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Tarawih di masjid terbesar dan termegah di Ibu Kota itu juga diikuti ribuan jemaah mulai dari orang tua sampai anak-anak, perempuan dan laki-laki. Mereka tampak khusyuk. Selain menjadi imam, Said sempat memberikan ceramah tentang makna puasa.
Menyusul keputusan ini, umat Islam di Jakarta langsung berbondong-bondong menuju masjid di daerah mereka masing-masing untuk salat Tarawih. Di Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, misalnya, disesaki warga. Jemaah berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, ibu rumah tangga sampai pekerja kantoran. Tarawih pertama di Masjid Al-Azhar dipimpin Soewarsono Saryadi.
Keadaan tak jauh berbeda terlihat pula di Masjid Jami Baitul Mughni di Kuningan, Jaksel. Walau tak sepadat seperti di Masjid Al-Azhar, Tarawih di sana berlangsung khusyuk. Salat dipimpin Haji Dimiati Toha.
Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono dan istrinya, Kristiani Herawati melaksanakan salat Tarawih di pendopo di samping kediaman mereka di Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Selain dihadiri Pasukan Pengamanan Presiden, Tarawih di pendopo kediaman SBY pun diikuti puluhan warga dan ulama setempat. Selesai salat, SBY sempat berdialog dengan jemaah dan tamu undangan.
Tarawih juga dilakukan sebagian besar umat muslim di Surabaya, Jawa Timur. Di Masjid Al-Falah, Surabaya, misalnya, warga antusias mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW ini. Tarawih di sana dipimpim Mohammad Taufik. Dalam ceramahnya, Taufik mengajak warga menjauhi maksiat.(ICH/Tim Liputan 6 SCTV)
Said mengatakan, ada tiga orang yang melihat langsung hilal (bulan yang terbit pada 1 Ramadan) pada petang tadi. Mereka masing-masing Mohammad Ladif, Ilham, dan Husni. Ketiganya melihat hilal dari Masjid Al-Husaina, Kampung Baru, Cakung, Jakarta Timur. Ketiganya sudah disumpah di Pengadilan Agama Cakung.
Menurut Said, keputusan ini sangat menyejukkan. Bahkan dia berani bertanggung jawab dunia akhirat atas keputusan itu. Ketetapan juga sudah dikukuhkan dalam Keputusan Menag Nomor 411/2004. "Insya Allah, besok, kita bisa puasa," kata Said.
Usai mengumumkan keputusan itu, Said langsung memimpin salat Tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Tarawih di masjid terbesar dan termegah di Ibu Kota itu juga diikuti ribuan jemaah mulai dari orang tua sampai anak-anak, perempuan dan laki-laki. Mereka tampak khusyuk. Selain menjadi imam, Said sempat memberikan ceramah tentang makna puasa.
Menyusul keputusan ini, umat Islam di Jakarta langsung berbondong-bondong menuju masjid di daerah mereka masing-masing untuk salat Tarawih. Di Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, misalnya, disesaki warga. Jemaah berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, ibu rumah tangga sampai pekerja kantoran. Tarawih pertama di Masjid Al-Azhar dipimpin Soewarsono Saryadi.
Keadaan tak jauh berbeda terlihat pula di Masjid Jami Baitul Mughni di Kuningan, Jaksel. Walau tak sepadat seperti di Masjid Al-Azhar, Tarawih di sana berlangsung khusyuk. Salat dipimpin Haji Dimiati Toha.
Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono dan istrinya, Kristiani Herawati melaksanakan salat Tarawih di pendopo di samping kediaman mereka di Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Selain dihadiri Pasukan Pengamanan Presiden, Tarawih di pendopo kediaman SBY pun diikuti puluhan warga dan ulama setempat. Selesai salat, SBY sempat berdialog dengan jemaah dan tamu undangan.
Tarawih juga dilakukan sebagian besar umat muslim di Surabaya, Jawa Timur. Di Masjid Al-Falah, Surabaya, misalnya, warga antusias mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW ini. Tarawih di sana dipimpim Mohammad Taufik. Dalam ceramahnya, Taufik mengajak warga menjauhi maksiat.(ICH/Tim Liputan 6 SCTV)