Liputan6.com, Peureulak: Jenazah Panglima Operasi Gerakan Aceh Merdeka Wilayah Peureulak Ishak Daud diserahkan kepada pihak keluarga, Sabtu (11/9). Jasad pria berusia 41 tahun ini akan dikebumikan pihak keluarga di desa kelahirannya, Blang Geulumpang, Idi Rayeuk, Aceh Timur, Nanggroe Aceh Darussalam.
Kematian Ishak dapat dipastikan setelah Nuriyah, ibu Ishak, mengenali ciri-ciri di tubuh korban ketika mayat Ishak tengah disimpan di Pos Komando Taktis Peudawa. Ishak tewas bersama 11 anggota GAM lainnya serta istri keduanya, Cut Rostina, dalam kontak senjata dengan anggota TNI di Desa Babah Krueng, Dusun Tualang, Peureulak. Dalam insiden ini, personel TNI juga menyita puluhan senjata api dari berbagai jenis beserta amunisinya [baca: Ishak Daud Tewas].(DNP/Muhammad Nasir dan Muammadan)
Kematian Ishak dapat dipastikan setelah Nuriyah, ibu Ishak, mengenali ciri-ciri di tubuh korban ketika mayat Ishak tengah disimpan di Pos Komando Taktis Peudawa. Ishak tewas bersama 11 anggota GAM lainnya serta istri keduanya, Cut Rostina, dalam kontak senjata dengan anggota TNI di Desa Babah Krueng, Dusun Tualang, Peureulak. Dalam insiden ini, personel TNI juga menyita puluhan senjata api dari berbagai jenis beserta amunisinya [baca: Ishak Daud Tewas].(DNP/Muhammad Nasir dan Muammadan)