Liputan6.com, Jakarta: Enam belas korban cedera akibat Bom Kuningan hingga Sabtu (11/9) ini, masih dirawat di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC), Kuningan, Jakarta Selatan. Dua korban di antaranya masih dalam kondisi kritis dan dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU). Dua korban itu adalah anggota Brigade Mobil Brigadir Kepala Polisi Diki Maulana dan Bhayangkara Dua Polisi Wahyu [baca: Imanuella Akan Dirawat di Singapura]. Khusus untuk korban ini, pihak RS MMC, melarang wartawan mengambil gambarnya.
Sedangkan korban lainnya dirawat di ruang perawatan biasa. Mereka umumnya menderita luka robek atau luka bakar akibat tertimpa pecahan kaca gedung dan terkena hawa panas yang ditimbulkan oleh ledakan bom, Kamis silam. Tiap hari korban yang dirawat menjadi berkurang. Pasalnya banyak keluarga korban yang membawanya pulang [baca: Beberapa Korban Bom Sudah Diperbolehkan Pulang].
Hingga siang tadi, sejumlah anggota masyarakat masih terus berdatangan menjenguk para korban cedera. Mereka umumnya datang untuk memberikan bantuan maupun sekadar menyampaikan rasa simpati. Kemarin siang, para korban sempat terhibur dengan kedatangan Agum Gumelar dan rombongan Finalis Indonesian Idol. Sebelumnya, beberapa tokoh elite politik banyak yang menjenguk korban ledakan ini.(JUM/Rahmat dan Bondan)
Sedangkan korban lainnya dirawat di ruang perawatan biasa. Mereka umumnya menderita luka robek atau luka bakar akibat tertimpa pecahan kaca gedung dan terkena hawa panas yang ditimbulkan oleh ledakan bom, Kamis silam. Tiap hari korban yang dirawat menjadi berkurang. Pasalnya banyak keluarga korban yang membawanya pulang [baca: Beberapa Korban Bom Sudah Diperbolehkan Pulang].
Hingga siang tadi, sejumlah anggota masyarakat masih terus berdatangan menjenguk para korban cedera. Mereka umumnya datang untuk memberikan bantuan maupun sekadar menyampaikan rasa simpati. Kemarin siang, para korban sempat terhibur dengan kedatangan Agum Gumelar dan rombongan Finalis Indonesian Idol. Sebelumnya, beberapa tokoh elite politik banyak yang menjenguk korban ledakan ini.(JUM/Rahmat dan Bondan)